Rekening Nasabah Bank CIMB Niaga Dibobol

berita_238342_800x600_1453004190349 berita_238342_800x600_1453008590224 berita_238342_800x600_IMG_20160117_123014

Pokergadis.com  —  Korban dugaan pembobolan rekening milik nasabah Bank CIMB Niaga mulai bermunculan dan berkicau di publik.

Jika saat ini Hengky Budiono  pengusaha warga Jl. Salak Barat, Gang III, Kecamatan Taman, Kota Madiun meminta pertanggungjawaban pihak Bank CIMB Niaga c/q Bank CIMB Niaga Cabang Madiun dan PT Telkomsel c/q Grapari PT Telkomsel Cabang Madiun melalui Pengadilan Negeri Kota Madiun karena uang yang disimpan sejumlah Rp. 750 juta amblas diduga dibobol melalui phone banking, ternyata masih ada sejumlah korban lain.

Pelaku pembobolan rekening nasabah bank tidak peduli siapapun korbannya, terbukti meski sudah menjadi nasabah di bank tersebut sejak tahun 1987 Purn Polisi Kompol Drs Sumaji, SH, MH (59) warga Jl. Kencanasari Timur XI/99 Surabaya tak luput menjadi korban pembobolan rekening dengan modus yang hampir sama.

Sumaji geram dengan kejadian tersebut, saldo sekitar Rp. 121 juta lebih yang disimpan di Bank CIMB Niaga Mayjend Sungkono Surabaya yang didapat sebagian dari uang ASABRI  puluhan tahun mengabdi di Kepolisian, seenaknya disikat atau dicolong pelaku. Modusnya, dirinya mengaku ditelpon dari pihak Bank CIMB Niaga untuk memperbarui data pribadi tahun 2016. Setelah data tersebut disampaikan, beberapa saat transaksi yang tidak diminta terjadi.

“Jadi kejadiannya  pada hari Minggu, tanggal 3 Januari 2016 baru kemarin. Tanggal 3 jam 10 sesuai data saya ini jam 10.05 sampai jam 10.29 dalam waktu kurun waktu 15 menit Rp. 121 juta lenyap. Rp. 121 juta lebih itu disikat atau diambil Rp. 50 juta, Rp 50 juta ke rekeningnya pipit kemudian Rp. 1 juta itu digunakan untuk membeli pulsa, lalu yang Rp. 20 juta ini ke Bank BNI Ibu In. Totalnya Rp. 121 juta jadi direkening itu tinggal sekitar Rp. 200 ribu, ” Sumaji menjelaskan kepada RRI Minggu (17/1/2016)

Justru saat pihaknya menyampaikan kejadian tersebut ke pihak Bank Cimb Niaga dimana menyimpan uangnya kata Sumaji, justru pihaknya dipersalahkan.

Korban lain, Yusuf Surya Madja (73) warga Jl Makam Peneleh, Genteng, Surabaya saat berada di Madiun kepada RRI Minggu (17/1/2016) mengisahkan, uang saku yang dikumpulkan dari anak-anakanya sejumlah Rp. 21 juta dan disimpan di Bank CIMB Niaga Cabang Pecindilan Surabaya untuk dinikmati diusia senja juga amblas digondol pelaku melalui phone banking.

“Diambil itu hanya disisasi Rp. 50 ribu, diambil semua tidak dikasih sisa,” Yusuf Surya Madja mengisahkan.

Awalnya Yusuf menuturkan, dihubungi pihak yang mengaku dari operator XL untuk meminta data pribadi karena diinformasikan dirinya mendapat hadiah. Tetapi setelah memberi data, beberapa saat kemudian nomer ponselnya bermunculan sms dari Bank CIMB yang menunjukan ada transaksi meski dirinya  tidak melakukan transaksi.

“Tetapi 5 menit kemudian hp saya dapat sms ada transaksi, kredit card saya Rp. 500 ribu, Rp. 500 ribu beli pulsa.,” Yusuf Surya Madja menguraikan.

Langkah selanjutnya kata Yusuf Surya Madja, langsung meminta pemblokir kartu kredit dan mendatangi kantor Bank CIMB Niaga setempat serta melaporkan kejadian tersebut kepihak kepolisian namun hasilnya belum sesuai harapan.

Hasil cetak buku rekening menunjukan, telah terjadi transaksi yang tidak dilakukan dirinynya senilai Rp. 20 juta lebih, Rp. 50 ribu, Rp. 25 ribu serta 3 kali transaski Rp. 6,5 juta.

Sementara Hengky Budiono menuturkan, pihak Bank CIMB Niaga harus memahami keterbatasan kondisi fisik maupun ekonomi korban sehingga tidak mungkin mereka lanjut menuntut ke jalur hukum.

“Bahkan P Yusuf secara terbuka justru menyerah. Ya sudah saya relakan dana saya ke Bank Niaga barangkali ke Pak SDM-nya yang rela ngambil dana itu jadi untuk pesangonlah dana itu barangkali,” ungkapan kekeselan Hengky Budiono.

Kata Hengky Budiono, akibat dugaan pembobolan rekening nasabah di Bank CIMB Niaga Madiun tersebut setidaknya ada tiga nasabah yang melakukan mosi tidak percaya. Seperti  Yunita Mulyono,SE, menutup rekeningnya untuk dialihkan ke bank lain, sementara  Yusuf Prabowo, S.Kom dan Adi Sukawan menarik dana yang disimpan.

Prinsipnya tegas korban dugaan pembobolan rekening nasabah Bank CIMB Niaga, Hengky Budiono, Purn Polisi Kompol Drs Sumaji, SH, MH dan Yusuf Surya Madja bersepakat, sudah tidak percaya dengan manajemen nasabah Bank CIMB Niaga,” pungkasnya.

672 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *