Terdiam, Anak ABG Ini Mematahkan Argumen Menteri Inggris Dalam Kampanye Pertanyaan BBC

MgmPoker Seorang anak gadis ABG di London yang baru berumur 16 tahun terkait dalam kuis “Question Time” di Inggris melakukan perdebatan dalam kuis pertanyaan tersebut dimana berisi pembahasan mengenai politik.

Untuk seumuran anak ABG yang seperti itu bukan tidak mungkin tidak menguasai pembahasan politik dan pengetahuannya yang nol dalam bidang tersebut.

Seperti yang diungkap oleh DailyMail, Lexie Hill dalam malam terakhir di “BBC Question” bahwa Lexie hill meninggalkan Menteri lingkungan Liz Truss dan Partai Buruh Diane Abbott dengan mengatakan bahwa sebuah argumen yang membuat semuanya terdiam pada saat acara program tersebut.

319692CA00000578-0-image-a-3_14565036656653194DA7C00000578-3465928-image-a-5_1456514578949

Sebelumnya dalam acara BBC Question ini , dihadirkan beberapa orang penting dimana politikus partai buruh Diane Abbot dan Menteri Lingkungan Inggris Liz Truss.

Dimana setelah pernyataan yang dilontarkan oleh Lexie membuat Trus berapi-api yang telah mendukung Perdana Menteri David Cameron atas rekomendasi Inggris dan harus tinggal di Uni Eropa, seperti telah diuraikan dalam kesepakatan Uni Eropa yang dinegosiasikan pada pekan lalu di Brussels.

Memang khususnya Eropa timur memiliki upah yang sangat minim dari apa yang sudah kita miliki. Bisa dibilang hanya memiliki sepersepuluh dari upah kita yang ada saat ini. Tapi apakah ini dapat meningkatkan migrasi bersih??

Pernyataan Lexie, meminta maaf karena argumen dari Liz karena mereka berusaha untuk mengurangi faktor penarik imigrasi dimana untuk meningkatkan upah layak menjadi pada tahun 2020.

Juga menambahkan bahwa upah layak nasional yang baru akan 10 kali lebih tinggi dan setara dengan Eropa Timur. Dan mendukung gaya dari Australia dimana untuk imigrasi yang lebih lama dipromosikan oleh UKIP.

3196928100000578-3465928-image-a-4_1456514567288

Tapi Lexie hanya menjawab “Saya akan keluar dari Uni Eropa supaya kita tidak memiliki sistem yang berbasis poin yang adil sehingga kita nantinya bisa memiliki sistem berbasis poin yang adil sehingga kita tidak mendukung orang dari Uni Eropa atas orang (Luar) yang berasal dari Uni Eropa.

Kita tidak bisa memiliki seseorang yang tidak terampil di Eropa mendatang nantinya. Tapi seorang dokter yang berbakat dan benar-benar berbakat dari India dan sudah melalui proses yang insentif.

“Ini tidak masuk akal”

Pidato Lexie mendapatkan antusias dari tepuk tangan penonton dimana ada yang bisa berbalik berbicara seperti ini. Ayah dari Lexie adalah seorang programmer komputer mengatakan bahwa ‘The Telegraph” sedang mempertimbangkan karir dalam politik untuk jangka panjang tapi baru ini ingin mengambil jalur yang normal seperti dalam bidang perobatan atau keuangan.

Ayah Lexie juga sangat bangga kerena Lexie selalu mempunyai pandangan yang kuat pada politik. Banyak pandangannya yang sama dengan Lexie tapi seperti ini sudah cukup senang karena seperti melihat dirinya sendiri dari sudut pandang yang lain,

Awalnya hanya berpikir bahwa mengambil bidang yang normal saja seperti perobatan ataupun keuangan, Lexie selalu melihat ‘Question Time’ setiap minggunya dan membaca buku mengenai Andrew Marr mengenai politik, Memang bukan anggota politik.

3196929F00000578-0-image-a-1_1456503234594

Tapi dalam upaya untuk membalas Diana Abott, pembayangan sekretaris dalam pembangunan internasional yang bersikeras untuk melakukan perdebatan imigrasi yang bisa dibilang penuh dengan mitos adalah orang yang hanya datang ke inggris dan ingin memanfaatkan kesempatan untuk hidup di Inggris.

Lexie juga menambahkan bahwa orang tuanya adalah imigran sehingga penonton yang menonton akan mengampuni saya ketika saya khawatir tentang narasi imigrasi yang hanya menyebarkan sisi negatif yang membuat stress.

Tapi untuk menjadi penonton dalam ‘Quesion Time’ ini minimum harus berumur 16 tahun ataupun lebih supaya bisa menjadi penonton dalam acara tersebut,

Sumber : http://www.dailymail.co.uk/news/article-3465928/Young-woman-demanding-Brexit-win-control-border-silences-politicians-fierce-defence-points-based-immigration-system.html

2775 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *