66 Pasangan China nikah massal dalam upacara bak zaman kerajaan

66 Pasangan dari China mengikat janji suci dalam pernikahan massal yang berlangsung di Hebei, bagian utara China. Pemandangan Teluk Bohai yang menakjubkan menjadi latar belakang sempurna bagi upacara megah tersebut.

Dilansir DailyMail (26/5), upacara dilangsungkan dalam gaya Dinasti Han. Para pasangan mengenakan jubah hanfu warna merah, pakaian tradisional dari dinasti yang memerintah China lebih dari 2.000 tahun lalu itu. 131 Handai taulan ikut menyaksikan jalannya pernikahan.

Ritual yang berlangsung sekitar 20 menit dijalankan sesuai Kitab Ritus Zhou. Rangkaian acara meliputi upacara Woguan Li, yaitu mencuci tangan dengan air yang mengalir; Tonglao di mana pasangan menyuap sepotong daging; dan Hejin di mana pasangan saling bersulang anggur pahit.

66 Pasangan China nikah massal di tepi Danau Bohai. Top Photo/Barcroft Images

Para mempelai mengenakan jubah tradisional berwarna merah. Top Photo/Barcroft Images

Ritual pernikahan dilaksanakan dengan tradisi Dinasti Han. Top Photo/Barcroft Images

Ritual pernikahan ditutup dengan Jiefa atau mengikat rambut. Kedua mempelai memotong sejumput rambut masing-masing dan mengikatnya menjadi satu, kemudian dibungkus dengan benang merah. Kadang, rambut yang sudah diikat disimpan dalam sebuah kantong kecil dan diberikan kepada pengantin baru sebagai jimat.

Sepasang pengantin berfoto selfie setelah upacara selesai. Top Photo/Barcroft Images

Pernikahan massal seperti ini cukup digemari di China, terutama oleh pasangan dari kalangan menengah ke bawah. Sebab nikah massal memungkinkan kedua mempelai menikmati upacara mewah dengan biaya yang jauh lebih terjangkau.

1771 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *