Perlukah kita membatalkan puasa saat sakit kepala menyerang

Sudah menjadi tradisi bahwa pada bulan puasa, merupakan berkah yang selalu dinanti nanti oleh umat muslim selama setahun. Dan dalam waktu satu bulan itu, umat muslim diwajibkan menahan haus dan lapar serta nafsu duniawi lainnya sejak matahari terbit sampai terbenam.

Selama bulan puasa ini, tubuh kita menyesuaikan ritme asupan makanan serta minuman disesuaikan dengan aktivitas kita sehari hari. Banyak orang mengalami sakit kepala ataupun sakit kepala sebelah terkait dengan penyesuaian sistem tubuh dan ritmenya. Well, itu wajar kok guys!

download

Sakit kepala atau migrain yang dialami saat menjalankan puasa pada umumnya disebabkan oleh dehidrasi, kurang air minum, kondisi hipoglikemia atau turunnya gula darah dalam tubuh kita. Akibat dari mengurangi konsumsi kafein selama bulan puasa juga alasan yang menyebabkan kita sakit kepala atau migrain.

Jika seseorang mengkonsumsi makanan dengan tinggi gula selama bulan puasa, maka seseorang itu dapat berpotensi terkena Hipoglikemia dimana akan mengakibatkan naiknya gula darah dalam tubuh, namun saat turunnya juga cepat, inilah yang mengakibatkan seseorang mengalami rasa sakit di kepala.

Sementara itu, sakit kepala saat berpuasa juga pada umumnya disebabkan karena kurang minum air. Otak manusia terkandung dari 75% air dan sangatlah sensitif dengan yang namanya jumlah air yan gtersedia untuk menjaga otak kita tetap stabil. Kekurangan asupan cairan dapat mengakibatkan rasa sakit kepala yang tak tertahankan tentunya atau pening.

Lalu jika sakit kepala dan migrain menyerang, apakah kita harus membatalkan puasa kita? Tidak, anda tidak perlu melakukannya karena sudah terbukti bahwa jika sakit kepala menyerang, sangatlah dianjurkan untuk segera istirahat dan tidur. Pening dan rasa sakit kepala yang seperti ditusuk-tusuk tersebut itu juga akan perlahan hilang saat kita berbuka puasa dengan makanan dan minuman manis. Namun jika sakit kepala sudah sangat tidak tertahankan, kami tidak dapat memaksa untuk tetap melanjutkan puasa.

Puasa juga dapat menjadi berbahaya jika dilakukan saat kondisi tubuh kita sedang tidak sehat, seperti demam, anemia, memiliki gangguan fungsi ginjal, diabetes, dan juga memiliki gangguan fungsi kekebalan tubuh, kondisi kondisi khusus seperti ibu yang sedang hamil dan juga menyusui. Sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum berpuasa.

Karena kesehatan diri kita adalah yang paling utama.

 

 

2831 Total Views 2 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *