4 Orang Anak Yang di Besarkan Oleh Hewan

Lintasmetro.com- seperti yang telah kita ketahui sebelumnya bahwa binatang merupakan mahluk yang tidak memiliki akal dan pikiran. terlebih lagi jika kita membayangkan beberapa jenis binatang liar, pastinya hal yang ada di dalam pikiran kita yakni binatang-binatang tersebut akan melakukan berbagai macam hal untuk memuaskannya termasuk memangsa manusia. hal tersebut memanglah benar adanya, terkadang naluri dari hewan tersebut membuat mereka tidak berfikir dua kali untuk memangsa dan melukai manusia.

namun, siapa sangka dibalik semua itu ternyata binatang juiga punya naluri yang sangat kuat dengan manusia, dimana naluri binatang-binatang tersebut justru menyelamatkan manusia dan memiliki kasih sayang yang besar tehadap manusia. apakah anda pernah mendengar kisah tarzan yang hidup dihutan yang hanya hidup dengan binatang-binatang? nyata atau tidak nyata kisah tersebut membuktikan bahwa setidaknya ada sedikit naluri kebaikan hewan terhadap manusia.

ada beberapa kisah nyata antara manusia dan binatang, dan ada diantaranya kisah tentang beberapa orang anak yang dibesarkan oleh binatang-binatang liar. meskipun termasuk binatang liar tetapi mereka tidak pernah melukai  sama sekali anak-anak manusia tersebut, dan justru mereka membesarkan anak-anak itu dengan kasih sayang. dan dibawah ini merupakan kisah anak manusia yang dibesarkan oleh binatang sebagai mana yang dilansir dari berbagai sumber.

1.Oxana Malaya, Ukraina

Indah dan mengganggu pada saat yang bersamaan, pada gambar dalam proyek terbaru Fullerton-Batten hal ini seperti dalam mimpi, kualitas dongeng. namun kehidupan mereka menggambarkan kisah nyata. ” ada dua sekenario yang berbeda – satu di mana anak berakhir  dihutan, dan lainnya dimana anak itu benar-benar dirumah, sehingga diabaikan dan dilecehkan bahwa mereka  menemukan kenyamanan lebih dari hewan daripada manusia, ” Fotografer memberitahu BBC budaya. gambar ini recreates dari kasus ukraina yaitu Oxana Malaya. menurut Fullerton_batten, ” Oxana ditemukan hidup dengan anjing pada tahun 1991. dan dia berusia 8 tahun dan telah tinggal dengan anjing selama 6 tahun. orangtuanya adalah seorang alkoholik dan pada satu malam, mereka telah meninggalkannya di luar. mencari kehangatan, tiga tahun merangkak ke dalam kandang peternakan dan meringkuk kedalam kandang anjing, suatu tindakan yang mungkin menyelamatkan hidupnya. Dia belari merangkak dan terengah-engah dengan lidahnya yang menjulur keluar, memamerkan giginya dan menyalak, karena dia tidak memiliki interaksi dengan manusia, dam dia hanya tahu kata-kata ‘ya’ dan ‘tidak’. “Oxana malaya sekarang tinggal di sebuah klinik di Odessa, bekerja dengan hewan ternak rumah sakit.

2.Marina chapman, Colombia

Fotografer terisnpirasi umntuk memulai projek setelah membaca The Girl With no Name, sebuah buku tentang wanita kolombia yaitu Marina Chapman. ” Marina diculik pada tahun 1954 di saat usianya 5 tahun sebelum ia ditemukan oleh para pemburu. Dia makan buah, akar dan pisang yang dijatuhkan oleh monyet; tidur dilubang di pohon dan berjalan merangkak, seperti seekor monyet, itu bukan seolah-olah monyet yang memberikan makanan dia – dia harus belajar untuk bertahan hidup, dia punya kemampuan dan akal sehat- ia mensalin perilaku mereka dan mereka  menjadi digunakan padanya, menarik kutu dari rambut dan memperlakukan dia seperti seekor monyet. “Chapman sekarang tinggal di yorkshire, dengan suami dan dua anak perempuan. ” karena itu seperti cerita yang tidak biasa, banyak orang tidak percaya – mereka ronsen tubuhnya dan melihat tulang-tulangnya untuk melihat apakah dia benar-benar kekurangan gizi, dan menyimpulkan bahwa hal itu bisa saja terjadi.

3.John Ssebunya, Uganda

fotografer yan disarankan oleh Mary-Ann Ochota, seorang antropolog inggris dan presenter dari sebuah serial tv Feral Anak. ” Dia telah ke Ukraina, uganda dan fiji dan bertemu tiga anak yang yang masih hidup,” kata Fullerton-Batten.” itu membantu dalam mengarahkan saya dalam bagaimana mereka memposisikan tangan mereka, bagaimana merek berjalan, bagaimana mereka bertahan hidup -saya ingin membuat tampilan ini sebagai nyata dan sebagai dipercaya mungkin.” ini adalah illustrasi gambar dengan kasus john Ssebnya ” john lari dari rumah pada tahun 1988 ketika ia berusia tiga tahun setelah melihat ayahnya membunuh ibunya,” kata Fullerton-batten ” dia melarikan diri kedalam hutan dimana dia tinggal dengan monyet. dia ditanggkap pada tahun 1991, dan ditempatkan di panti asuhan…. Dia memiliki kapalan pada lututnya dari akibat dia sering berjalan seperti monyet.

4.Madina Rusia

“ini aneh, anak-anak liar sering menjadi sumber rasa malu dan kerahasiaan dalam keluarga atau masyarakat,” tulis Mary-Ann Ochota di websitenya. ” ini bukan cerita jungle book, mereka sering menelusuri kasus penelantaran dan kekerasan pada anak, dan itu semua terlalu kemungkinan karena kombinasi tragis kecanduan, kekerasan dalam rumah tangga dan kemiskinan. “Madina hidup dengan anjing dari lahir sampai dia berusia tiga tahun, berbagi makanan dengan anjing, bermain dengan anjing, dan tidur dengan para anjing. ketika pekerja sosial menemukannya pada tahun 2013, dia telanjang, berjalan merangkak dan menggeram seperti anjing. ayah Madina telah meninggalkan dirinya setela kelahirannya, ibunya, berusia 23 tahun dan sering mabu-mabukan sampai tidak sempat menjaga anaknyadan akan duduk dimeja makan sambil putrinya yang sedang menggerogoti tulang bersama para anjing.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3881 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *