Pamer kesuksesan saat mudik, pantaskah?

Jika kita membicarakan mengenai bulan suci ramadhan, maka sangat erat kaitannya dengan mudik pas lebaran. Mudik sudah menjadi tradisi pulang kampung yang juga merupakan dan menjadikan mudik sebagai waktu yang berharga bagi para perantau untuk kembali pulang ke kampung halamannya. Banyak sekali cerita cerita mengenai harta harta di bawa pulang ke kampung halamannya. Ini juga menandakan bahwa mereka bisa sukses berjuang di kota.

mudik

Tidak sedikit pula orang orang memanfaatkan tradisi mudik lebaran ini sebagai ajang pamer kekayaan. Besarnya rasa gengsi ketika bisa hidup di kota dan ingin menceritakan kesuksesan kepada keluarga keluarga tercinta menjadi pemicu utama nya.

Pemudik pemudik ini sudah tentu bukan hanya sekedar ingin silahturami.

Kondisi ini sudah biasa terjadi kepada mereka yang menjadikan dan membuat perantauan sebagai ajang untuk mengubah nasib. Mereka yang pulang ke kampung itu bermacam macam alasan serta motifnya. Ada yang hanya ingin pamer kekayaan, ada yang hanya ingin menunjukkan bahwa mereka sudah berhasil, ada juga yang benar benar ingin bersilahturami.

Selain itu, para pemudik pastinya juga ingin mengobati kerinduan kepada keluarga. Apalagi kerabat kerabat masa kecil dan bercerita tentang masa masa indah saat kecil dahulu. Pastinya sangat menyenangkan bukan?

Mudik dapat memberikan dampak yang positif untuk kita semua, terutama keluarga keluarga tercinta kita, dari aspek ekonomi hingga aspek aspek kekeluargaan. Karena ketika kita mudik, otomatis kita juga membawa pulang uang, lalu berbelanja, menginap, jadi otomatis ktia juga memberikan dampak positif juga kepada pertumbuhan ekonomi saat ini.

Selain aspek ekonomi, ternyata mudik juga bisa memberikan pengaruh yang positif dalam hal membangun motivasi bagi masyarakat di kampung halaman. Banyak masyarakat di desa akhirnya terpacu untuk mendapatkan hidup yang lebih baik. Mudik juga dapat membuat para pemudik mengajak sanak saudara famili atau tetangganya untuk kembali ke kampung halaman bersama sama.

Mudik juga bisa memberikan dampak positif pada masyarakat desa, yakni untuk membangun nilai nilai di mana orang bisa berhasil kalau dia mau bekerja keras. Ini dibuktikan oleh mereka yang mudik ke kampung halamannya setelah berhasil berjuang mengadu nasib di kota.

Yang terpenting, Mudik jangan dijadikan ajang pamer kekayaan, jangan dijadikan sebagai pemberitahuan kepada orang orang kampung halaman anda bahwa anda sudah berhasil. Itu tidak perlu dilakukan. Karena akan lebih baik jika kita memanfaatkan momen momen mudik ini untuk bersilahturami kepada famili famili tercinta ktia di kampung halaman.

2260 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *