Cerita Hot Seks 18+ Gara-gara Sangek Aku Mencobanya ! Part 2

Kejadian ini bermula ketika itu hujan sedang turun dengan derasnya, waktu itu aku masih di kampus dan ingin pulang ke kost karena tmpt kost ku jauh maka dari itu aku diantar oleh teman kampusku yang bernama steven kami bertedu di kostnya leo tinggal dia adalah sahabatnya steven karena tak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan terpaksa kami berteduh di kost nya leo. Untuk mengisi waktu, Steven memutar DVD porno yang ada di kamr leo dan aku ikut menontonnya karena sebenarnya aku sudah biasa menonton film gituan sebelum bercinta dengan pacarku yang dulu. Makin lama kami bertiga makin hanyut dalam hayalan ditengah lenguhan dan jeritan sang bintang biru layar kaca. Ketika adegannya memperlihatkan seorang cewek tengah digarap oleh dua lelaki, aku mulai merasa tidak karuan. Entah mengapa aku selalu sangat terangsang bila melihat adegan-adegan seperti itu, dan kurasa mereka berdua pun demikian karena sesekali mencuri pandang menatapku dengan aneh. Timbul pikiran dalam kepalaku membayangkan aku lah yang sedang dilayar TV menikmati sorga duia yang tiada tara itu. Kulihat pria di kiri kananku semakin gelisah, dan dengan curi-curi kelihat benda dibalik celana mereka mulai menggembung. Aku mulai menebak-nebak ukuran kedua benda itu dalam hatiku dan berharap mereka melakukan sesuatu duluan, sebab aku semakin tidak kuasa menahan gelora birahiku. Kurasanan culanaku mulai basah menyaksikan adegan-adegan panas seru itu.

“Kamu pernah ML?” tanya leo memecah kebisuan.”Pernah, dulu dengan mantanku. Emangnya kenapa ?” jawabku menggoda.” Nggak papa, cuma nanya. Ada ngak impian kamu yang belum terjadi?”” Yah … jujur saja aku suka membayangkan bagaimana rasanya kalo ditiduri oleh dua lelaki sekaligus seperti dalam film-film yang itu lho,” jawabku setelah ragu sejenak. ” Mau nggak kalo sekarang?” tanya Steven dengan tersenyum menggoda dan aku sangat ingin mencobanya.” Tergantung … penis kalian besar atau ngak. Soalnya aku juga pengen merasakan kepuasan yang total. Gimana?” tantangku.” Nggak usah takut deh, taruhan kamu pasti akan sangat puas, dan aku malahan kuatir kamu nggakbakal kuat ngadepin kita. Lihat nih…”sambil berdiri leo membuka celananya sekaligus sampai benda favoritku itu muncul mendadak di depan hidungku. Gila panjang banget, bahkan lebih panjang dari penis mantanku dulu. Aku hanya dapat menatap takjub. Pasti tidak akan kuat oleh mulutku mengemut penis sepanjang itu. Sementara itu Steven rupanya tidak kuat untuk menahan nafsunya dia langsung mendekatiku dan meremas payudaraku yang tidak terlalu besar tapi aku yakin pasti memuaskan, karena montok dan indah bentuknya.

Aku melenguh pelan menerima serangan mendadak itu. Leo menarik rambutku ku mengerti sebagai isyarat untuk mulai mengemut ‘adiknya’ itu. Kukecupi ujung penisnya dengan lembut dan mulai menjilati perlahan mulai dari bawah hingga ke ujungnya dengan maksud ingin menggodanya. Leo mulai mendesah nikmat membuatku semakin bersemangat untuk membuat desahan itu semakin keras ” Ooohh.. yes.. terus han…. kamu memang pintar. “”Ungongg.. umh .. ” jawabku tidak jelas dengan batang kemaluan sepanjang 20senti didalam mulutku. “Ohh .. kontolmu enak sekali yang. Uhmpp…srott. wow aku semakin tidak terkendali menikmati sensasi yang kurasakan” Hany tetekmu indah sekali. Ouu pantatmu juga. Kenapa sih kamu ngak pernah cerita kalau kamu mempunyai badan yang sangat menggoda seperti ini ? puji steven sambil menjilati putingku yang sudah menegang dan agak karena sering dihisap oleh pacarku.

Tangannya membelai pantatku dengan lembut dan diselingi dengan remasan dan cubitan gemas yang cukup sakit namun merangsang. Aku agak terkejut kusadari ternyata steven telah membuka seluruh pakaianku sehingga aku betul-betul bugil di hadapan mereka berdua. Namun efek melihatku bugil serta kuatnya hisapanku dan frekuensi kocokan pada batang kemaluannya ternyata sangant berpengaruh, sehingga leo cepat mencapai orgasme dan memuntahkan maninnya di dalam mulutku yang langsung kutelan dengan rasuknya, Uuh.. rasanya enak sekali.”Enaknya … sini yang kujilati lagi jangan sampai tercecer.” rengekku sambil menarik lagi penis Leo ke dalam mulutku dan menjilatinya dengan liar. Tanganku yang kiri mendorong kepala steven makin rapat dengan dadaku, sementara dadaku sendiri kulambungkan kearahnya. Aku tidak peduli lagi dianggap apaan, pokoknya aku ingin menikmati surga dunia ini dengan seluruh jiwa ragaku. Disini saatnya sisi diriku yang lain yang selalu tertutupi oleh predikat mahasiswi teladan boleh muncul tanpa perlu malu. Steven kemudian mengambil alih tubuhku. Diaturnya sedemikian rupa diatas tempat tidur dengan posisi kaki mengangkang di tepi tempat tidur, sehingga vaginaku yang berwarna pink tersibak dengan jelas diantara bulu-bulu halus dan steven langsung berlutunt di depan selangkanganku. Tangannya membelai daerah pinggul lalu turun, berputar dan berhenti di vaginaku, memainkan klitorisku setelah membuka bibir bawaku setengah kasar, Oh yaa.. oouu enak .. hmmpp .. “Cantiknya…” oouuhh…” aku menjerit pelan ketika dia mencubit klitku. Kedua tangannya lalu membuka bibir vaginaku lebih lebar lagi dan kusumbat dengan lebih mengangkangn kakiku agar dia lebih leluasa mempermainkan vaginaku. Kurasakan lidahnya menyentuh bagian dalam vaginaku perlahan, lalu semakin liar membuatnya bergerak tidak karuan mengimbangi serangan-serangan steven .” terus yang.. jangan berhenti .. Oh Yeah … enak banget ..

Kugerakkan pinggulku kekiri dan kekanan, kadang ke atas menahan rasa geli dan nikmat. Jeritanku mulai mengisi kamar itu mengalahkan jeritan dalam VCD, dan itu tampaknya semakin membakar nafsu kedua lelakiitu.”Aaww yes … ” seruku ketika steven mengigit kacang yang sangat sensitif itu. Kugerakkan tanganku mencarikepalanya dan kuremas rambutna sambil terus mendorong agar kepalanyatetap berada di vaginaku.”Leo udah dong istirahatnya, sini kontolmu kuisap lagi..”pintaku manja. Leo tersenyum dan mendekatiku, mencium bibirku dengan gans, kusambut permainan lidahnya dengan bersemangat pula. Lidahnya berputar liar dalam mulutku beradu dengan lidahku, dan kami terus mencoba menghisap lidah satu sama lain, nikmat sekali. Puas bermain di mulutku, dia meneruskannya di belakang telingaku, menghisap setiap senti leherku hingga turun kedadaku menyentuh payudaraku yang putih dan menegang. Dengan rakus dihisapnya payudaraku seakan ingin dimasukkannya semua ke dalam mulutnya, sementara tangannya meremas puting kiriku dan memutar-mutarnya. Akumengeluh habis-habisan diserang dari dua sudut sumber birahiku. Tapi aku tidak menyerah begitu saja setiap bagian tubuh leo yang berhasil kupegang segera pula ku balas menghisapnya, tanganku yang satu meremas rambut steven, sedangkan yang lain mencari dan membelai bagian tubuh steven. Bersambung ..

 

2116 Total Views 2 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *