Manfaat Membaca

 

girl-reading-book

Membaca sudah menjadi sebuah pengetahuan umum untuk menggembangkan pengetahuan kita akan dunia yang aneh bin ajaib ini. Membaca juga ternyata memberi efek yang luar biasa pada mental kita, memori serta imajinasi dan kasih sayang kita.

Tentu saja efek ini bervariasi pada setiap orang yang hobi membaca, namun membaca sudah terbukti dapat menghilangkan stress. Mereka yang membaca setiap kalinya dalam hati mampu memperlambat denyut jantung yang berdetak cepat sekaligus dapat meredakan ketegangan pada otot otot tubuh kita. Ketika kita sudah tenggelam dalam alur cerita tersebut, mereka dapat menenangkan diri dari kekhawatiran dan tentu saja tekanan masalah sehari hari dan juga dapat mengembangkan imajinasi kita.

Membaca sudah menjadi hobi bagi sebagian orang, ada juga yang dibayar untuk membaca. Wah enak ya!

{DA9CF910-1F6C-4389-9B93-870A639F6138}Img100

Nah kali ini mimin akan mencoba mengulas lebih jauh tentang novel terkenal yang satu ini. Novel psikologis yang berjudul The Girl on the Train, karya Paula Hawkins. Novel bergenre thriller ini merupakan karya pertama dari Paula Hawkins, alias novel pertamanya! Namun meskipun begitu, novel ini sudah masuk ke dalam Rekor New York Bestseller 2015 hanya dalam 13 minggu!

Novel berjudul The Girl on the Train ini menceritakan tentang seorang perempuan alkoholik bernama Rachel Watson. Rachel ini sama seperti jutaan orang lainnya di kota New York, naik kereta setiap hari ke kantor imajinasinya selama kurang lebih beberapa bulan terakhir, ya, Rachel seorang yang alkoholik, tidak memiliki pekerjaan, tidak stabil, dan kesepian. Rachel merasa sangat kesepian dan stress serta menjadi pemabuk sejak dia ditinggal pergi mantan suaminya, yang memutuskan untuk kawin dengan wanita lain lantaran Rachel punya hobi buruk mabuk mabukan.

Rachel hobi memperhatikan orang orang saat dia sedang menaiki kereta setiap paginya. Rachel selalu mengintip dari tempat duduknya di kereta saat melewati perumahan perumahan yang dulu dia tempati bersama mantan suaminya, Tom. Dia sering mengintip ke beberapa blok dari perumahan di sana dimana Jess alias Megan tinggal bersama suaminya Scott si Jason (nama yang diberikan Rachel).

Gaya bahasa dalam novel ini termasuk sederhana dan mudah dibaca, tidak serumit novel novel lain pada umumnya. Namun begitu anda sudah masuk ke alur ceritanya, anda akan sangat penasaran dan sulit untuk melepaskan buku ini. Dan yang paling seru adalah akhir ceritanya yang sulit ditebak!

Yuk dibaca saja buat habisin waktu luang dan juga menambal nilai pendidikan, mulai dari sikap, cara menyelesaikan masalah dengan baik, dapat menghadapi situasi tertentu dan tentunya punya pengendalian diri dalam menghadapi masalah!

posted by rk.

2570 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *