Fakta kehidupan di planet Mars

pizap.com14702691309901

Bumi sebagai planet paling nyaman untuk ditinggali manusia telah mengalami banyak kerusakan yang disebabkan keserakahan manusia sendiri. Ilmuwan terus melakukan penelitian apakah ada tempat tinggal lain diluar angkasa. Berawal dari bulan kemudian ke planet lain di Galaksi Bimasakti.

Salah satu planet yang di anggap memungkinkan sebagai tempat tinggal manusia adalah Planet Mars. Mars adalah prioritas utama dari beberapa planet yang telah diteliti NASA.

mars-planet

Apabila tidak mungkin manusia berpindah ke planet Mars, setidaknya Planet Mars dapat dijadikan sebagai tempat tujuan wisata bagi orang yang memiliki uang banyak yang sudah bosan berlibur keliling dunia.

Namun, apakah benar ada kehidupan di planet Mars, beberapa fakta ilmiah ini dapat menjadi jawaban logis dari pertanyaan tersebut :

1.Telah ditemukan lapisan es

o_1ajogb6g311b2u1q10mbua1tb1a

NASA sebagai Badan Penerbangan dan Antariksa Serikat menerbitkan jurnal Science yang diliris pada Kamis, 5 Maret 2013.

Studi ini menyatakan bahwa Planet Mars pernah ditutupi lapisan es sedalam 137meter. Sama hal nya hampir setengah dari belahan Bumi utara Mars. Dibeberapa area terdapat kedalaman air yang lebih besar dari 1 mil, dan bisa dibayangkan bahwa wilayah lautan ini lebih besar dibandingkan Samudra Artik di Bumi.

2.Telah ditemukan aliran air

airdimars

Beberapa laporan perkembangan terakhir telah ditemukan waduk air dibawah tanah yang luas. Hal ini bukan isu belakang, namun telah diberikan beberapa bukti yang cukup kuat.

Pada Rabu, 30 September 2015 dipublikasikan Daily Mail bahwa NASA telah memberitahukan pengumuman bahwa air telah menyebabkan garis gelap dipermukaan Planet Mars.

Air tersebut bisa berbentuk cair seperti air di permukaan bumi. Penemuan ini disebut sebagai RSL dan biasa muncul di sekitar lereng selama musim hangat di Planet Mars.

Namun, saat Planet Mars mengalami musim dingin, maka RSL ini akan memudar. Ditahun selanjutnya saat Planet Mars mengalami musim panas, RSL akan kembali muncul.

NASA menduga bahwa RSL tersebut mengandung garam yang amat tinggi. Seperti telah diketahui bahwa air yang mengandung garam tinggi dapat mempertahankan wujud cairnya meskipun suhu rendah sekalipun.

Garis gelap yang ditemukan biasanya terjadi didaerah yang miring. Hal ini menjelaskan bahwa garis gelap tersebut merupakan air yang mengalir.

Namun, para peneliti masih belum yakin bahwa air tersebut berasal dari akuifer atau hanya es yang mencair.

Ditemukannya air ini merupakan kabar yang lebih menggembirakan dibandingkan sekedar penemuan es. Pasalnya semua kehidupan bermula dari air. Hal ini memberikan harapan bahwa di Planet Mars ini kemungkinan memiliki kehidupan.

3. Suhu dingin di Mars sangat ekstrim

six-ooninele.blogspot.com_

 

Meskipun terdapat beberapa berita yang menggembirakan, namun kita juga tidak boleh lupa bahwa Mars memiliki beberapa karakter yang tidak memungkinkan untuk manusia tinggal.

Bumi memiliki rata-rata temperatur 14C. Namun planet Mars memiliki suhu rata-rata -63C. Suhu ini sangat ekstrim untuk bisa manusia tinggal didalamnya.

Jika manusia akan tinggal disana, maka harus menciptakan sebuah alat yang cangih agar dapat melindungi tubuh dari suhu yang sangat dingin ini.

4. Atmosfer Planet Mars yang sangat minim

C0DTM1 Artist's concept of the Valles Marineris canyons on Mars.

 

Lapisan atmosfer Bumi 100 kali lebih padat dibanding dengan lapisan atmosfer Planet Mars. Jika manusia tinggal di Planet Mars akan sangat beresiko ada benda langit yang jatuh kepermukaan planet Mars tersebut.

Selain itu atmosfer Planet Mars mengandung 96% karbondioksida. Sisa lapisan atmosfer memiliki kandungan gas argon, nitrogen, dan gas berbahaya lainnya. Hal ini tentu saja sangat beracun bagi tubuh manusia.

 

 

2364 Total Views 2 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *