Inilah 7 Tempat Paling Aneh Di Dunia

Bumi menyediakan banyak kejutan bagi para pencintanya. Dimulai dari keindahan tiada tara hingga potensi bencana mematikan.

Seperti keberadaan gunung-gunung megah dan lautan mempesona, yang selalu berhasil menarik perhatian pendatang dari seluruh penjuru dunia.

Sangat Banyak wisatawan yang rela menempuh perjalanan bermil-mil dan bahkan melewati jalur berbahaya demi menyaksikan ‘surga’ alam tersebut.

Ada Beberapa fenomena alam seperti danau merah jambu di Australia dan air terjun darah di Antartika, mempesona dan memanjakan mata dengan keindahan uniknya yang juga sangat berbahaya.

1.Gelembung Metana Beku, Kanada

065009600_1470054063-bubbles-2

Keindahan di tempat itu terlihat seperti dunia dalam cerita fiksi atau gema online. Dedaunan jatuh kedalam air akan membeku. Dan terlihat seperti gelembung ubur-ubur beku.

Faktanya, gelembung tersebut adalah gas metana beku yang terjebak di dalam air, menghasilkan pemandangan yang sangat indah

Danau beku tersebut dapat ditemukan saat musim dingin dingin dan terletak di garis lintang utara Danau Abraham di banff National Park, Alberta, Kanada, dan di Lautan Arktik di Siberia.

Gelembung gas tersebut terbentuk ketika daun gugur, rumput, dan binatang mati jatuh kedalam air danau. Tumbuhan dan hewan tersebut kemudian tenggelam dan dimakan oleh bakteri yang menghasilkan metana.

Gas tersebut dikeluarkan dalam bentuk gelembung yang kemudian berubah menjadi ribuan piringan es, saat bersentuhan dengan dinginnya air danau.

Meskipun menyuguhkan pemandangan yang menakjubkan, keindahan tersebut juga mengandung ancaman bahaya.

Menurut seorang ahli, Mayur Kanaiya, selain menghasilkan efek rumah kaca yang bisa menyebabkan pemanasan global, piringan es tersebut juga sangat mudah terbakar.

Saat musim dingin berakhir, es mencair dan gelembung tersebut akan meletus dengan ëlegan”dan juga sangat berbahaya.

Jika terkena percikan api, maka niscaya bakal terjadi ledakan dahsyat yang sangat mematikan.

2.Air Terjun Darah, Antartika

air_terjun

Di lembah kering McMurdo, Antartika, air terjun warna darah mengaliri lima lapisan Glacier Taylor menuju danau Bonney.

Air aliran yang berwarna merah pekat tersebut, tentu saja bukan merupakan darah asli. Warna tersebut muncul akibat aanya pembentukan Gletser di atas danau berusia lima juta tahun tersebut.

Ketika Gletser jatuh dan mulai membeku diatas danau, air yang terdapat di bawahnya berubah menjadi asin.

Kandungan air asin yang terperangkap di dalam danau tersebut makin bertambah dari hari ke hari, hingga detik ini, dan semakin sulit untuk dibekukan.

Danau tersebut terperangkap dibawah es dan tidak memiliki kontak dengan atmosfer, dan juga tidak mendapatkan sinar matahari dan oksigen.

Saat Subglacial merembes melalui celah yang terdapat pada gletser, air danau yang kaya akan zat besi tersebut disambut oleh udara dan karat.

hal itulah yang menyebabkan air terjun tersebut memiliki air berwarna merah darah.

3.Batu Bergerak

083562600_1409226965-Runningrock

Misteri batu ‘berlayar’ masih menghantui pikiran ilmuwan. Mereka masih bertanya-tanya, bagaimana mungkin benda seberat 300 kilogram, dapat bergerak sendiri melintas sepanjang 250 meter di dataran kering danau.

Bekas jejak yang ditinggali oleh batu tersebut juga aneh. Bukannya berjalan lurus, Benda itu berjalan berbelok-belok.

Menanggapi misteri tersebut, beberapa teori mulai bermunculan. Mulai dari pengaruh medan magnet, intervensi alien, hingga ulah tangan jahil,

Akhirnya, seorang ilmuwan NASA, Ralph Lorenz, mengembangkan sebuah penelitian tentang misteri batu berlayar tersebut, dengan menggunakan model tiruan.

Raplh menggunakan sebuah batu kecil yang dibekukan dalam air sedalam satu inci pada sebuah Tupperware. Ia lalu menemukan penyebab bergeraknya benda tersebut, Ice Shove, fenomena dimana es menyentak dari danau atau lautan ke darat.

Salah satu tempat yang paling populer dengan penampakan batu berlayar adalah Death Valley`s Racetrack Playa, California.

Pada musim dingin, Racetrack Flaya terisi air es sehingga mengakibatkan batu besar di danau tersebut terbungkus es.

Berkat daya apung es, angin dapat dengan mudah mengangkut batu-batu tersebut, membuatnya terlihat seakan berjalan sendiri.

Batu dengan dasar yang lebih kasar akan meninggalkan jejak lurus, sedangkan yang mulus akan melayang dan berbelok-belok. Fenomena unik ini juga dapat ditemukan di Little Bonne Claire Playa, Nevada.

4.Danau Kawah Ijen, Indonesia

095833200_1437022206-4

Kawah Ijen di perbatasan Bondowoso dan Banyuwangi, Jawa Timur tdak hanya indah, tapi juga misterius.

Apabila pada umumnya puncak gunung api mengeluarkan lava merah menyala. Kawah Ijen memiliki lava berwarna terang dengan asap putih yang menggumpal.

Warna biru Aquatic lava tersebut diakibatkan oleh adanya kandungan sulfur atau belerang.

Magma menyemprotkan gas kedalam danau, menyatu dengan logam berkonsentrasi tinggi dan mengubah air menjadi biru.

hidrogen klorida yang dilepakan gunung bercampur dengan air danau. Gas belerang berubah menjadi biru saat terkena udara pada suhu di atas 360 derajat celcius.

Disiang hari, lava yang muncul dari Bumi pada suhu amat tinggi di Ijen tak berbeda tampilan dengan lava di gunung lain. yang memancarkan warna merah atau orange, tergantung komposisi mineralnya.

Saat kontak dengan oksigen di udara, dan dipicu oleh lava, sulfur mudah terbakar dan memicu api yang berwarna biru cerah.

5. Pantai Tersembunyi

029118300_1470054269-1033-934x1

Siapa yang tidak ingin menghabiskan waktu bersama dengan orang yang dikasih, berada di sebuah pantai tersembunyi, tidak ramai, air jernih, dan cahaya matahari.

Pantai rahasia Playa Del Amor terletak di salah satu Kepulauan Marieta di lepas pantai Meksiko.

Fenomena tersebut terjadi akibat adanya percobaan peledakkan bom, pada awal tahun 1900 an.

percobaan tersebut menyebabkan lubang besar terbentuk di permukaan pulau. Seiring dengan berlalunya waktu, lubang tersebut terisi oleh pasir dan air, membentuk pantai kecil.

Para pengunjung dapat memasuki lokasi tersebut dengan cara melewati terowongan sepanjang 24 meter.

6. Danau Merah Muda Hillier, Australia

068850300_1458628745-Hillier-Lake-view

Di sebuah pulau terbesar di barat Australia, telihat pemandangan yang kelihatan tidak nyata. Disana terdapat danau berwarna merah muda cerah bernama Lake Hillier yang menarik para wisatawan maupnun peneliti.

Berdasarkan spekulasi terakhir, warna merah mudai ut disebabkan oleh Alga. Namun dalam penelitian terbaru, peneliti mengkonfirmasi bahwa kehadiran mikroba extemophille berkontribusi terhadap warna yang dihasilkan danau 600 meter itu.

Danau tersebut ditemukan pertama kali oleh SciSchow di tahun 2013 dan memacu minat para peneliti di eXtreme Microbiome Project.

Pengunjung dapat menikmati keindahan danau tersebut dari helikopter atau pesawat terbang, dan jalur darat.

Walaupun memiliki warna yang tidak wajar, Hillier tidak beracun dan aman bagi pengunjung yang ingin berenang.

7.Lingakaran Peri, Namibia

045608200_1417584231-lingkaran_2

Padang Gurun Namibia menyimpan keindahan yang menakjubkan sekaligus mengerikan.

Gurun itu memiliki permukaan berlubang-lubang seperti sarang lebah, dengan kedalaman 12 hingga 15 meter.

Para ilmuwan menduga padang itu menjadi berlubang akibat adanya radioaktif Bumi atau racun yang dikeluarkan tanaman dan meninggalkan jejak lingkaran.

paraduga lainnya menyebutkan, lingkaran tersebut dihasilkan oleh rayap pasir yang menghama tanaman. Dan petani lokal percaya bahwa lubang lingkaran Peri adalah jejak kaki dewa.

 

www.sanadomino.com

AGEN DOMINO QIU QIU – AGEN POKER ONLINE – DEWA POKER ONLINE – POKER88

SLIDER2 SANA

Post by : Kresia Kholine

2338 Total Views 3 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *