Sebanyak 3.000 Wisatawan China Mengunjungi Olimpiade Rio de Janiero

Delapan tahun yang lalu, pada tanggal 8 Agustus 2008, Olimpiade Musim Panas di selenggarakan di Beijing, China. Delapan tahun kemudian, kementerian luar negeri China mengeluarkan peringatan keamanan untuk wisatawan China yang akan mengunjungi Rio de Janeiro. Masalah keamanan di Rio de Janeiro, Brazil terkesan minim, maraknya perampokan, dan aksi-aski kriminalitas di khawatirkan oleh pihak pemerintah China kepada warga mereka yang hendak berkunjung disana. Pemerintah China juga memperingati warganya yang akan berkunjung ke Rio de Janeiro, untuk tidak membawa jam tangan mewah, emas, ataupun smartphone hanya ketika benar-benar diperlukan.

Dalam satu insiden di kota Rio de Janeiro, sekelompok geng kriminalitas merampok turis-turis china. Barang-barang berharga mereka termasuk ponsel mereka, hilang. Anggota tim anggar wanita China juga menjadi sasaran upaya perampokan di Copacabana, ketika sekelompok remaja berusaha untuk merampok Medali Emas Atlet anggar China Xu Anqi. Bahkan lebih aneh lagi ada kasus dimana wartawan yang bernama Shi Dongpeng, kehilangan satu tas penuhnya yang berisi kamera, komputer, dan mikrofon di lobi hotel.

Hanya dua hari sebelum pembukaan Olimpiade Rio de Janeiro, Brazil, baku tembak terjadi tidak jauh dari bus yang mengangkut wartawan China yang berpergian dari bandara ke desa Olimpiade untuk menutupi kedatangan tim basket nasional China. Tidak ada satupun dari pengunjung yang dirugikan dalam kejadian itu, namun enam warga lokal dilaporkan tewas dalam penembakan itu.

Travel Warning sudah dikeluarkan oleh kementerian luar negeri China kepada warganya, namun bagi sebagian kalangan penggemar olahraga di China tetap berpergian ke Brazil. Selama berlangsungnya Piala Dunia 2014, ada sekitar 5.000 wisatawan China mengunjungi Brazil. Untuk Olimpiade, jumlah ini dilaporkan agak lebih rendah, dan hanya mencapai 3.000.

1502 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *