Tersebar Video Gadis di Pinrang Dianiaya, Takut Melapor Polisi

0840176012-fot011ab780x390

Kepolisian Sektor Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, mengusut laporan penganiayaan tentang seorang gadis remaja oleh perempuan seusianya, pasalnya korban sempat takut untuk melaporkan  kejadian ini, karena histeris takut dianiaya kembali.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera menjelaskan penganiayaan tersebut terjadi pada 2 November 2016 sekitar pukul 15.00 Wita di depan SMP Negeri 5, Kelurahan Data, Kecamatan Duampanua. Polisi mengetahuinya setelah video penganiayaan itu tersebar di media sosial.

Kemudian polisi pun menyelusuri keberadaan korban bernama Riska umur 15thn, perlaku lainnya berinisial Sel 16thn, Ran serta Nel.

Menurut Frans, sebelum paska kejadian pelaku Sel mendatangi rumah korban kemudian mengajaknya keluar dengan alasan bahwa diantarkan ke dokter gigi untuk pemasangan kawat gigi, tetapi nyatanya korban dibawa ke tempat kejadian perkara yang direncanai.

Dan selanjutnya perlaku dan korban sampai ditempat kejadian sudah ada 2 perlaku yang berada di lokasi yang terbilang sangat sepi, dan lalu jadilah penganiayaan tsb, korban pun di tampar, ditendang, dijambak sampai jatuh ketanah.

Salah satu seorang lainnya mengabadikan kejadian itu dengan kamera handphone, yang berdurasi 11 menit dan diunggah di mediah sosial Facebook dan Twitter. Dari video ini awalnya berbahasa bugis selama beberapa hari barulah di telusuri akhirnya korban pun diketahui identitasnya, dijelaskan oleh “Frans”

Menurut pandangan Frans korban tidak melaporkan kejadian tsb kepada org tua dan polisi sebab takut akan dianiaya kembali oleh pelaku. Polisi yang menerima informasi ini kemudian datang menemui korban dan orang tuanya dengan memberi arahan membuat laporan di kantor Polsek Duampanua.

Sudah selesai dibuatkan laporannya di Polsek Duampanua dan rencananya, besok (Senin, 21/11/2016) kasus ini akan berlanjut di bagian PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Pinrang, Frans menjelaskan bahwa penangkapan para pelaku akan di jemput apabila berkas ini disampaikan ke PPA Polres Pinrang.

5174 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *