Jelang Imlek, Penyewaan Pacar Kian Marak di Tiongkok

Lintasmetro – Dinegara Tiongkok, tahun baru imlek bagi perempuan yang masih berstatus lajang merupakan saat yang mendebarkan. Sebab dimana pada momen ini seluruh anggota keluarga akan berkumpul untuk merayakannya.

Saat seluruh anggota keluarga berkumpul, perempuan yang masih berstatus lajang akan didesak oelh pertanyaan-pertanyaan mengenai pasangan mereka, Hal ini yang banyak membuat para perempuan di negara Tiongkok merasa tertekan.

Akan tetapi para perempuan di Tiongkok memiliki cara mereka sendiri untuk mengatasi masalah ini. Mereka dengan sengaja menyewa pacar palsu untuk menenangkan hati orang tua mereka selama pertemuan keluarga.

Dan ada harga yang mesti dibayar untuk menggunakan jasa ini. Jasa sewa pacar palsu paling banyak diminanti saat mendekati tahun baru Imlek ini, Terdapat situs khusus di internet yang menawarkan jasa sewa pacar palsu. Diantaranya situs 89yn.com dan 20py.com, Situs ini menampilkan profil pria secara lengkap dari jenis pekerjaan mereka, usia, tinggi badan, dan berat.

Harga yang ditawarkan oleh situs ini umurnya beragam. Tapi rata-rata biaya sewa harus dibayar 60 yuan (£ 7.13) per jam atau 1.500 yuan (£ 178) per hari. Layanan sewa ini terbilang fleksibel, sebab perempuan lajang yang ingin mencari pacar palsu dapat memilih sendiri dengan menyesuaikan jadwal pria yang ada dalam situs ini.

Dan untuk menarik beberapa pelanggan, beberapa kandidat pria menawarkan
“green lease,” adalah sebuah perjanjian yang harus ditandatangani kedua pihak untuk memastikan aturan tertentu yang disepakati. Aturan nya berupa tidak boleh tidur dalam satu kamar bersamaan.

Fenomena penyewaan pacar palsu ini sangat marak, sebab tradisi ini yang menganggap perempuan lajang dengan usia 27thn merupakan perempuan sisa. dari hal tsb dianggap sebagai suatu yang memalukan bagi keluarga, beberapa pria lajang di Tiongkok melihat hal tsb sebagai kesempatan untuk mendapatkan uang dengan cara lepas cepat.

Para perempuan lajang di Tiongkok menganggap jasa penyewaan pacar palsu sebagai cara demi menghentikan orang tua dan keluarga yang kerap mendesak mereka untuk segera menikah dan memiliki anak.

Dari situs nextshark.com, Wakil Sekretaris Komite Hukum Pidana dari Asosiasi Hukum Beijing, Li Hongzhao menjelaskan bahwa sewa pacar palsu tidak melanggar aturan, Syaratnya terdapat pada perjanjian sewa yang telah dilengkapi dengan kontrak yang meningkat untuk menghindari kemungkinan

Semisal, salah satu pihak memiliki niat tidak senonoh atau melakukan pelecehan seksual”Perjanjian sewa harus dilengkapi kontrak yang mengikat secara hukum dan kedia belah pihak harus bertindak sesuai dengan apa yang tercantum di perjanjian. Sebab mungkin saja ada pelanggaran hukum bila salah satu pihak memiliki niat tidak senonoh, seperti pelecehan seksual, katanya.”

266 Total Views 2 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *