Remaja di Negara Ini Boleh Nonton Adegan Seks di Bioskop

Lintasmetro – Mungkin apa yang sedang terjadi di negara Prancis, adalah hal tak biasa dimana anak dengan usia 18thn di sana tidak dilarang untuk melihat film yang berisikan dengan adegan seks.

Pemerintah dinegara ini ternyata melonggarkan peraturan tentang klasifikasi film.

Kementerian kebudayaan Prancis akan segera mengumumkan perubahan terhadap peraturan tsb. Dimana film ini berisi adengan seks yang tadinya bagi penonton usia dibawah 18thn kini tidak menjadi masalah.

Upaya pelonggaran ini di lakukan oleh Menteri Kebudayaan Audrey Azoulay. Menurut BFM TV, pengumuman ini akan dilakukan dalam beberapa pekan mendatang.

larangan untuk mereka ini belum berusia 18thn akan tidak berlaku lagi secara otomatis. Pada karya yang berisi adegan seks bukan rekaan. Tapi akan dipertahankan terhadap adegan seks dan kekerasan yang secara serius menyakiti kepekaan warga belia, Kata Azoulay.

Kontroversi mengenai larangan itu mengemuka di Prancis baru baru ini, dan beredarnya film Love di tahun 2015, tayangan ini berisi adegan panjang seks bukan rekaan dalam tampilan 3D.

Film ini sempat dicemooh dalam festival film Cannes dan dicela oleh para kritikus.

Film yang disutradarai oleh Gaspar Noe, keturunan dari Prancis-Argentina, beredar di Prancis pada musim panas lalu. Diperuntukan bagi penonton yang berusia di atas 16 tahun.

Akan tetapi pengajuan gugatan ini oleh hukum dari kelompok sayap kanan, dewan klasifikasi film dipaksa untuk tidak mengganti klasifikasi untuk penonton diatas 18thn.

Sutradara dan produser film “Love” mengatakan, film mereka merupakan eksplorasi 3D tentang keindahan bercinta.

Keberhasilan ini telah menimbulkan kegeraman pada mantan menteri Fleur Pellerin, yang bersumpah untuk “melangkah maju, sambil tetap melindungi para belia.”

Komisi dari film prancis melalui laporannya tahun lalu menjelaskan, larangan otomatis pada adegan seks menjadi usang sebab suatu adegan bisa saja sangat blak-blakan di layar dan padahal merupakan simulasi sewaktu dalam pembuatannya.

Laporan itu menyebutkan bahwa banyak pembuat fitur yang jurang berkenan dengan larangan otomatis itu, Alasannya hal ini bisa berakibat serius terhadap keberhasilan finansial sebuah film.

Bila fim memiliki batasan usia 18thn, bukannya 16thn, maka lebih sedikit orang yang akan mengeluarkan untuk menonton bioskop.

Dan lain dari pada itu jejaringan bioskop besar Prancis seperti UGC atau Pathe tidak ingin menayangkannya, Hanya sebab memiliki kebijakan untuk tidak menayangkan film-film untuk penonton berusia diatas 18thn.

Jika melalui televisi peraturan di Prancis membatasi tayangan film usia dengan batasan usia 18thn ke atas hanya melalui agen terbayar.

1005 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *