Memburu Pembunuh Kim Jong-nam

Lintasmetro – Kim Jong-nam tewas diracuni di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia, pada hari Senin 13 Februari 2017. Kematian kakak tiri dari Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong-un ini bikin geger dunia.

Kim Jong-nam saat itu berada di Bandara Internasional Kuala Lumpur hendak melakukan penerbangan ke Macau, dengan menggunakan paspor atas nama Kim Chol. tiba-tiba saja Dia diserang oleh dua wanita.

Sebagaimana terlihat dalam rekaman CCTV yang beredar di media, penyerangan terjadi dalam kedipan mata. Seorang wanita mendekati Kim saat akan self check-in dan membekapnya dari belakang, satunya lagi menyemprotkan cairan.

Kim Jong-nam yang kebingungan mengadu pada pihak keamanan yang langsung membawanya ke klinik bandara. Tidak lama kemudian, tubuh pria berusia 46 tahun itu tumbang, nyawanya melayang setelah mengerang kesakitan.

Kepolisian Malaysia tidak membuang waktu. Dua hari setelah kematian Kim Jong-nam, seorang wanita asal Vietnam ditangkap. Berlanjut dengan penangkapan WNI bernama Siti Aisyah dan pacarnya yang berkebangsaan Malaysia. Terakhir, seorang pria asal Korut, yang telah menetap satu tahun lebih di Malaysia, Ri Jong Chol, pun ditangkap.

Keempat orang yang diduga terlibat dalam kematian Kim Jong-nam sudah ditahan. tidak sampai di situ, Kepolisian Malaysia pun memburu tujuh orang lainnya lagi.

Akan tetapi kasus Kim Jong-nam tidak sederhana. Belum lagi kepolisian mengetahui dalang utama dan motif di balik pembunuhan itu, Kim Jong-un meminta jasad kakak tirinya dikirimkan dan tidak memberi izin autopsi.

Perseteruan Malaysia-Korea Utara pun meruncing. Terbaru, Kementerian Luar Negeri Malaysia memanggil pulang Duta Besar untuk Korea Utara. Pemanggilan ditujukan guna untuk meminta keterangan terkait komentar yang dibuat perwakilan pemerintah Korut soal tuduhan bahwa aparat keamanan Negeri Jiran itu mengatur investigasi kematian Kim Jong-nam.

238 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *