Kenali 7 Tipe Orang yang Hobi Punya Utang

Lintasmetro – Pada saat terdesak, beberapa orang mau tidak mau akan mengajukan utang atau meminjam uang ke orang terdekat mereka. Asal jangan sampai dijadikan kebiasaan. Apalagi kalau sampai lalai dan mangkir dari kewajiban untuk melunasinya.

Bagi Anda yang selalu meminjamkan uang kepada teman, rekan kerja, atau bahkan anggota yang berada di dalam keluarga, juga perlu memiliki strategi dalam menagih. Tentunya supaya Anda tidak terus menerus diperdaya oleh para peminjam uang ini.

Supaya Anda tidak terjebak oleh pengutang yang hobi pinjam uang tapi tidak ingin membayar, berikut ini ada 7 tipe pengutang dan bagaimana cara menghadapinya:

1. Si inisiatif

Tipe pengutang yang satu ini bisa dibilang sebagai tipe pengutang teladan. Sebutannya saja si inisiatif. Pasti tanpa harus anda ingatkan, apalagi menyindir, akan ia ingat sendiri dengan kewajibannya ini.

Jadi, tidak perlu khawatir bila meminjamkan uang kepada tipe pengutang seperti ini. Sebab Mereka pasti akan membayar utang tepat pada waktunya. Kita juga tidak perlumerasa bersalah atau merasa jadi seperti debt collector.

2. Si pelupa

Namanya juga lupa, bagamana donk? jadi pasti harus diingatkan. Kalau yang berutang adalah orang yang pelupa, jangan sampai Anda sebagai orang yang meminjamkan uang tersebut, ikutan lupa.

Solusi untuk menghadapi tipe pengutang yang pelupa adalah tidak usah ragu dan merasa tidak enak untuk mengingatkan. Kalau perlu, kirim reminder ke emailnya supaya dia bisa bayar utang pada tepat waktu. jika tidak, nanti Anda sendiri yang rugi kan?

3. Si pengalih pembicaraan

Si pengalih pembicaraan sudah pasti pintar mengganti topik kalau perbincangan sudah mulai menjurus ke utangnya. Hati-hati ya, terkadang kita sering tidak sadar jika menagih utang ke tipe pengutang yang satu ini. Awalnya berniat menagih, tapi ujung-ujungnya ia malah bisa menggosipkan soal selebritis.

Cara menghadapi tipe pengutang yah, yang pintar ngomong ini adalah dengan fokus dan konsentrasi. Siapkan waktu khusus, dan langsung ajak bicara dengan serius soal utangnya yang belum juga dibayar.

4. Si pura-pura lupa

Paling kesal dengan pengutang yang suka tiba-tiba hilang ingatan. Anehnya adalah, tipe pengutang ini hanya khusus lupa soal utangnya. Kalau soal jalan cerita film, atau gosip terbaru, mereka bisa fasih mengingat dengan sangat sempurna.

Tipe pengutang seperti ini pasti selalu beralasan lupa tiap ditagih. Pura-pura lupa digunakan sebagai jurus pamungkas demi memusnahkan utangnya.

Solusi yang ada bisa dipilih untuk menghadapinya adalah pantang menyerah. Jika dia bisa konsisten pura-pura lupa, Anda juga bisa konsisten menagih. Teror saja via aplikasi pesan singkat, SMS, telepon, sampai ketemu langsung. Pasti lama-lama dia akan menyerah dan bergegas membayar utangnya dalam tempo waktu cepat.

5. Si sok sibuk

Tipe pengutang yang satu ini, setiap ditagih biasanya akan memberikan alasan sibuk dengan pekerjaan atau kegiatan penting lain. Membayar utang bukan soal mereka tidak mampunya, tapi sebab tidak adanya waktu. Seolah-olah utangnya itu tidak lebih penting dari kesibukannya sehari-hari.

Coba sarankan ke tipe pengutang yang seperti ini untuk menulis pelunasan utang di agendanya, dan wajibkan menggunakan reminder. Tegaskan kepada mereka kalau melunasi utang kepada kita adalah salah satu hal yang wajib jadi dalam agendanya.

6. Si pura-pura miskin

Nah, kalau tipe pengutang yang satu ini tidak akan malu untuk menghindar dari kewajibannya membayar utang dengan belagak kere. Mereka akan beralasan tidak punya uang, sedang banyak kebutuhan, dan lain-lain supaya dikasihani. Tapi kenyataannya, mereka ini masih suka hangout di kafe mahal atau belanja hampir tiap hari loh?.

Lalu bagaimana cara menghadapi tipe pengutang yang seperti ini? Jangan luluh dengan berjuta alasannya yang mengundang simpati. Walau dia bilang tidak punya uang atau banyak kebutuhan, ingat kalau sudah beribu kali Anda mendengar alasan yang sama.

Opsi lainnya bisa dengan menangkap basah dia saat sedang hangout atau dimana pada saat melihat membawa tentengan belanja. Tagihlah utangnya dengan cara santai, seolah-olah Anda tidak sengaja ada di tempat yang sama dengan keberadaannya. Mau alasan tidak punya uang lagi? Langsung saja tunjukan belanjaannya dan bilang, Itu beli pakai apa? Daun?”

7. Si antara ada dan tiada

Keberadaannya biasanya sulit dilacak. Mungkin mau pakai teknologi GPS semutakhir apa pun akan tetap sulit ditemukan.

Tipe pengutang seperti ini kalau ditelepon tidak pernah diangkat, kirim pesan singkat juga tidak direspon. Bisa saja Dia mendadak hilang atau tidak ada di rumah saat didatangi. Tapi, herannya dia eksis di media sosial, dan hadir saat kita tidak ada.

Menghadapi tipe pengutang seperti ini harus meminta bantuan “mata-mata” yang sering ketemu dengan si dia. Anda kata adalah seperti informan yang bisa membantu kita mendapatkan informasi saat si pengutang yang satu itu muncul. Dan saat itulah kita bisa menghampiri untuk menagih utang. Kejutan!

239 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *