Demi Amankan Pilkada DKI 2017, Panglima TNI Siap Jadi Terdakwa

Lintasmetro – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo memerintahkan seluruh prajuritnya agar menjaga keamanan masyarakat selama proses Pilkada berlangsung, terutama di wilayah DKI Jakarta.

Gatot menginstruksikan anak buahnya tidak perlu ragu menindak tegas terhadap segala ancaman yang dapat mengganggu keamanan kota Jakarta.

“Saya tidak panjang lebar lagi sebab ini tugas mulia, lakukan tugasmu, pelajari betul,” kata bapak Gatot di hadapan ribuan prajurit TNI-Polri dalam acara Pembekalan Pengamanan Pilkada DKI tahun 2017, Ancol, Jakarta Utara,

Gatot menjelaskan, prajurit TNI-Polri tidak perlu ragu menindak tegas selama dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Bahkan, jenderal bintang empat ini siap bertanggung jawab atas tindakan prajuritnya demi mengamankan Jakarta.

“Apabila kamu melakukan tugas sesuai prosedur, apapun akibatnya untuk membuat kota Jakarta itu aman, saya jamin kamu tidak akan duduk di meja hijau sebagai terdakwa,” kata dia.

“Ini direkam. Yang sebagai terdakwa yang memberi perintah kamu. Panglimamu sebagai terdakwa. Jelas kata dia ini,” Gatot.

Sebab itu, Gatot mengimbau agar seluruh prajurit TNI-Polri tidak ragu melindungi masyarakat. Sebab, prajurit TNI-Polri disumpah dan digaji negara untuk melindungi seluruh masyarakatnya.

“Selamat bertugas, selamat berjuang. Saat ini negara memanggil kamu untuk berperang. Dan kita semua berdoa semoga Allah SWT selalu beri bimbingan, untuk melaksanakan pengabdian terbaik untuk NKRI yang sangat kita cintai bersama,” kata bapak Gatot.

Pilkada DKI tahun 2017 putaran kedua akan segera berlangsung pada Rabu 19 April 2017. Ada dua pasangan calon yang siap bertarung pada Pilgub yakni pasangan nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat (Ahok – Djarot) dan Anies Baswedan – Sandiaga Uno (Anies – Sandi).

157 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *