Cara Budi Menhub Kendalikan Muatan Truk Keluar Masuk Jakarta

Lintasmetro – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengunjungi sebuah Jembatan Timbang Balonggandu yang berada di kawasan Karawang, Jawa Barat pada hari Kamis 27 april 2017.

Jembatan timbang ini menjadi salah satu dari 25 jembatan timbang yang telah dioperasikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beserta anggota Kepolisian.

Menhub Budi menjelaskan, keberadaan Jembatan Timbang Balonggandu yang terletak sekitar 100 km dari Jakarta ini menjadi strategis, sebab dilewati banyak sekali truk-truk dari arah timur Jawa yang akan menuju ke arah barat yaitu ke Jawa Barat, kota Jakarta, dan daerah Sumatera.

Oleh sebab itu perlu penambahan fasilitas untuk meningkatkan kualitas pelayanannya misalnya pelebaran jalan, penambahan fasilitas tempat parkir, penyimpanan logistik (gudang), dan lain-lainnya.

“Kenapa saya katakan strategis, mungkin ada 60% lebih truk barang melewati jalan ini. Ini bisa menyelamatkan 100 km jalan yang menuju arah Jakarta. Oleh karena itu Jembatan Timbang (Balonggandu) yang tadinya tidak kita fungsikan, sekarang kita fungsikan. Kalau jalan kurang lebar kita buat. Tidak ada tempat parkir kita buat. Tidak ada tempat penyimpanan logistik kita buat. Agar ini lengkap,” kata Budi Karya,

Dalam upaya meningkatkan kualitas Jembatan Timbang, Budi mengungkapkan, telah berbicara dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk membantu Kemenhub, yaitu dengan melakukan pelebaran jalan.

Budi menjelaskan, tahun depan akan membangun Jembatan Timbang lagi yang lokasinya tidak jauh dari kota Jakarta. Pembangunan tersebut bekerjasama dengan Kementerian PUPR.

“Ke depan kami akan bangun jembatan timbang lagi akan tetapi untuk yang ke arah luar Jakarta dengan APBNP. Kalau Balonggandu kan di arah yang menuju Jakarta. Truk dari Jakarta ke arah timur juga perlu diawasi,” kata dia.

Budi menuturkan, Kementerian PUPR akan membangun alat penimbang kendaraan yang akan dipasang di jalan-jalan tol.

Terkait penegakan aturan bila mana ditemukan truk yang melebihi muatan, Budi mengatakan tidak akan lagi mengenakan sistem denda. Ia mengatakan pihaknya tengah mencari suatu formulasi yang lebih efektif dari pada mengenakan denda ini.

87 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *