Pengamat: Pemerintah dan Operator Perlu Benahi Tarif Internet

Lintasmetro – Pengamat menilai dari upaya peretasan situs web operator telekomunikasi sebagai bentuk protes mahalnya akan tarif internet, harus disikapi dengan bijaksana. Pemerintah juga dianggap perlu untuk meninjai kembali tarif internet operator telekomunikasi ini.

Menurut Kamaruddin, pengamat telekomunikasi STMIK Handayani Makassar, aksi peretasan yang menyerang Telkomsel dan Indosat Ooredoo seharusnya dijadikan momentum bagi operator untuk membenahi tarif kepada pelanggan dan meningkatkan sistem keamanannya.

Pasalnya, ketimpangan akses internet masih terjadi, terutama pada kawasan Indonesia Timur. Selain akses internet yang terbatas di kota-kota besar, layanan telekomunikasi juga kebanyakan dikuasai operator dominan sehingga masyarakat tidak punya pilihan.

“Dari kejadian ini, operator dan regulator harus berkaca bahwa masih ada masalah disini yang harus diselesaikan bersama,” kata Kamaruddin dalam keterangan resmi.

Dengan posisinya sebagai operator telekomunikasi milik negara–anak usaha BUMN Telkom–Telkomsel dituntut guna memberikan layanan lebih baik dari yang lain kepada masyarakat.

“Tugas negara menyediakan akses internet dengan tarif terjangkau bagi masyarakat, apalagi dengan visi pemerintah di bidang teknologi pada tahun 2020 nanti,” tegas kata Kamaruddin.

Ia menyarankan agar para operator telekomunikasi meningkatkan sistem keamanan mereka guna mengantisipasi hal serupa terjadi pada situs web-nya. “Jadi Jangan sampai kejadian ini berdampak pada layanan operator kepada masyarakat,” lanjutan katanya.

Sebagaimana diketahui, situs web Telkomsel diretas oleh hacker anonim pada hari Jumat 28 april 2017 lalu. Hacker mengubah tampilan situs web (deface) dan menyematkan pesan dengan kata-kata kasar berisi kekesalannya terhadap mahalnya tarif internet di Telkomsel.

Menariknya, adalah upaya peretasan situs web operator banyak menyedot perhatian dari para netizen di Tanah Air. Netizen bahkan setuju dan mengucapkan terima kasih sebab aksi tersebut dianggap mewakili suara konsumen.

Dalam pernyataan resminya, Direktur Utama dari PT. Telkomsel, Ririek Adriansyah mejlaskan bahwa tarif internet Telkomsel sebetulnya sudah terjangkau oleh masyarakat. “bila terlalu murah (perusahaan telekomunikasi) tidak akan sehat,” kata Ririek.

Bahkan, penjelasan dari Ririek, tarif internet di Indonesia (termasuk Telkomsel) sudah relatif bisa dibilang murah. Ia menyebut Telkomsel merupakan salah satu operator telekomunikasi dengan tarif termurah ketiga di dunia setelah India.

“Telkomsel berkomitmen untuk selalu memberikan layanan terbaik untuk pelanggan semaksimal mungkin. Dengan harga yang terjangkau kami harus maintain kualitas agar layanan bisa maksimal,” ujarnya.

148 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *