Tangan Terus Membesar bak Raksasa, Pria Ini Dikucilkan Warga

 

Lintasmetro – Seorang pria 70 tahun asal Pakistan,Ashraf-ud-din,dikucilkan warga karena memiliki tangan yang terus membesar seperti raksasa,dia diketahui menderita kondisi langka yang disebut  Macrodactyly-bentuk giganitisme sitangan atau kaki.

Seperti dilangsir oleh Lintasmetro,Jumat (2/6/2017),ayah tiga anak tesebut sebelumnya bekerja disebuah restoran,namun hampir semua pelanggan menolak mengambil makanan darinya,hingga dia dipecat dari tempat kerjanya.

”Sejak dipecat,tidak ada lagi yang berani merekrut saya,Saya sempat ditawar menjadi buruh,tapi kondisi tangan saya tidak memungkinkan,”katanya.

Ashraf tidak pernah memberi tahu keluarga kalau dia dipecat hingga pada akhirnya mendapatkan uang dari hasil mengemis,Menurutnya dia hanya ingin memberikan makan keluarga dan membuat anaknya bisa sekolah.

”Semua orang tidak mau memberi saya pekerjaan,Jadi saya tidak punya pilihan,ini bukan pilihan saya,namun saya tidak berdaya,”ungkapnya.

Ashraf mengatakan,ketika lahir,kondisinya normal,Namun seiring bertambah usia,kondisi tangannya semakin membesar.

”Orang selalu mengejek saya ,mereka bilang saya telah dikutuk dan telah dihukum oleh tuhan,jadi meereka merasa jijik saat melihatku,Ini memalukan,”ucapnya pilu.

Meskipun dokter menyarankan amputasi,Asraf menolaknya,dia khawatir,sebab beberapa tahun lalu,tanganya ingin dijadikan oleh paramedis untuk percobaan.

”Saya pernah kerumah sakit pemerintahan beberapa tahun lalu,namun mereka mengatakan ingin melakukan bebeapa percobaan atau mencoba ekperimental dan memotong tangan ini,Saya punlari dan tidak pernah kembali,saya tidak ingin kehilangan tangan saya,Saya membutuhkanya,”Katanya.

Kini Ashraf hanya bisa berharap ada seseorang yang bisa membantunya mendapatkan pekerjaan,”Saya ingin anak-anak memiliki tangan yang normal dan memilki masa depan yang baik dari pada saya,”tegasnya.

 
Ditulis oleh Aldi – Lintasmetro.com

287 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *