Mengenal Penyebab Plagiocehaly, Kepala Peang pada Bayi

 

Ilustrsi bayi (pencegahan sindrom janin alkohol (FASD) Lintasmetro.com/Aldi.

Lintasmetro – Terkadang,dalam enam dampai delapan minggu pertama setelah kelahiran ,kepala bayi tidak rata atau peang di belakang atau samping (plagiochepaly),kondisi ini tidak mempengaruhi pertumbuhan otak bayi,namun bisa saja menggangu bentuk wajah atau kepala bayi.

Lantas apa penyebabnya?

Melangsir Child and Young Health,Kamis (8/6/2017) ada tiga penyebab kondisi ini bisa terjadi :

1.Tulang kepala bayi yang baru lahir ini tipisdan fleksibel sehingga tengkorak bisa berubah bentuk jika ada tekanan dalam waktu yang lama.

2.Perataan bagian belakang atau samping kepala terjadi saat bayi berbaling dengan kepala diposisi  yang sama untuk waktu yang lama (misalnya terlalu lama berbaling terlentang dengan kepala selalu menghadap keatas atau selalu berpaling kesisi yang sama).

3.Terkadang salah satu otot dileher  kencang,sehingga kepala bayi selalu berpaling kesisi yang sama.

Dr,Fiona Amelia,MPH dari Klikdokter mengatakan,kepala peang (sindrom kepala datar) sering dialami oleh bayi baru lahir karena bagian ubun-ubun kepala masih lunak,kepala bayi mulai menetapkan bentuknya pada usia 6-20 bulan,sehingga sebelum waktu itu masih ada kesempatan untuk melakukan koreksi terhadpa bentuk kepala bayi anda.

Terapi Reposisi

Apabila bayi anda masih kecil dapat dilakukan terapi reposisi,terpai ini melibatkan perubahan pasisi bayi secara berkala untuk menghindari penekanan pada area kepala yang peang,beberapa aktifitas yang bisa dilakukan adalah :

1.Variasikan posisi tidur si kecil saat tidur siang/malam agar tidak terlalu sering tidur dengan posisi miring atau telentang.

Sediakan waktu agar bayi tidur tengkurap,tetapi pastikan dengan pengawasan oroangtua,secara berkala ubah posisi kepalanya agar penekanan kiri dan kanan sama,anda juga bisa menggantung mainan agar anak dapat melihat-lihat kearah berbeda saat berbaring.

2.Atur posisi bayi anda saat menyusui,hindari penekanan pada bagian kepala yang peang.

3.Sediakan waktu untuk tengkurap saat bermain (tummy time) untuk mencegah kepala peang.

 

Ditulis oleh Aldi – Lintasmetro.com

21 Total Views 1 Views Today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *