Hasil Otopsi, Pasutri Terbungkus Bedcover Tewas AKIBAT Habis Nafas

Lintas Metro – Tim dokter Instalasi Kedokteran Forensik dan Mediko Legal RSUD Margono Soekardjo Purwokerto melakukan otopsi pasangan suami istri (pasutri) asal Benhil Jakarta Pusat yang diduga tewas karena dibunuh. Berdasarkan hasil otopsi, didapati beberapa luka dan penyebab kematian karena kehabisan nafas.

“Hasil otopsi ada beberapa luka di tangan masing-masing korban. Jadi ada perlawanan, dan pada intinya penyebab kematian tersebut adalah karena kehabisan nafas,” kata Kasat Reskrim Polres Purbalingga AKP Tarjono Sapto Nugroho, Senin (11/9/2017)

Menurut dia, saat perlawanan tersebut pelaku membekap korban dengan menggunakan lakban dan dilakukan pemukulan serta pembacokan di kepala hingga menyebabkan korban pingsan. Kemudian korban digulung dengan menggunakan bedcover.

“Jadi saat perlawanan itu, dilakukan pembekapan di mulut sekaligus dilakukan pemukulan hingga terjadi pingsan, lalu digulung dengan bedcover. Jadi korban kehabisan nafas diangkut dan dibawa sama pelaku dengan kondisi sudah meninggal,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, waktu tewasnya pasutri tersebut sekitar 12 jam sejak dilakukan proses otopsi sekitar pukul 11.00 WIB. “Untuk meninggalnya diperkirakan 12 jam sejak dilakukan otopsi pada sekitar jam 11.00 siang,” katanya.

Dari pantauan detikcom, kedua jenazah dibawa menggunakan dua mobil ambulans menuju Pekalongan sekitar pukul 00.04 WIB yang diiringi mobil keluarga.
(arb/jor)

BERITA LINTAS METRO

-Post BY-

POIN4D

54 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *