Syahrini setelah Jambul Khatulistiwa: Aposki Aposke Apose

LintasMetro – Syahrini merayakan 10 tahun karier dia di industri hiburan dengan menggelar konser bertajuk “10 Tahun Jambul Khatulistiwa: Journey of Syahrini” di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Kamis 20 September 2018. Selama ini Syahrini kerap melontarkan istilah baru.

Beberapa istilah yang meluncur dari bibirnya misalnya, jambul khatulistiwa, bulu mata antibadai, manjah, julid, dan yang berbaru adalah tiga rangkai kata aposki aposke apose. Tiga rangkaian kata itu diucapkan Syahrini di depan wartawan sebelum konser.

“Walaupun habis ini sudah tahu beritanya ke sana ke sini. Ada masalah udah biasa. Kadang kadang beritanya konsepnya show beritanya aposki aposke apose,” kata Syahrini. Sebelumnya, Syahrini mengklaim istilah julid diciptakan olehnya pada 2014 dan sejak itu menjadi populer karena disebutkan juga oleh selebriti lainnya.

Kata julid muncul di lagu Syahrini yang berjudul “Gubrak Gubrak Jeng Jeng Jeng”. Menurut Syahrini, kata julid memiliki latar belakang ketika dia bertemu seorang selebriti yang dia sapa dan puji kecantikannya. Usai bertegur sapa, Syahrini mendengar selebriti itu justru menjelekkannya.

Selain kata julid, Syahrini juga sering mengucapkan kata-kata lain, seperti manjah dan syantik. Syahrini pun memberikan komentar terkait istilah darinya yang sering digunakan oleh selebriti lain untuk kepentingan tertentu.

“Aku suka miris dan menyayangkan sekali, kadang-kadang sesama para seniman, artis juga, sering juga mengikuti bibir lincah ini ‘Anda Jangan Julid’, ‘Manjah’, ‘Syantik’, tapi kadang-kadang mereka suka tidak mengakui itu dari Syahrini,” ujar Syahrini.

41 Total Views 6 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *