5 Fakta Perjuangan Komedian Bopak Castello Hidup dengan Satu Paru-Paru

5 Fakta Perjuangan Komedian Bopak Castello Hidup dengan Satu Paru-Paru

LINTASMETRO-5 Fakta Perjuangan Komedian Bopak Castello Hidup dengan Satu Paru-Paru Indrayana Bidwy atau bernama panggung komedian Bopak Castello selalu tampil kocak di depan layar kaca.

Bopak dikenal sebagai komedian yang berbakat. Ia selalu sukses menghibur penonton.

Tapi siapa sangka, ternyata komedian Bopak punya masalah pada kesehatannya. Bopak Castello mengidap sebuah penyakit yang menyerang paru-parunya.

Penyakit tersebut adalah Tuberkulosis yang mengakibatkan paru-paru sebelah kirinya tak lagi berfungsi dengan baik.

Namun Bopak tak pernah menyerah. Ia terus berjuang dan berusaha menjaga kesehatannya. Meski ia mengaku pernah batuk darah dan menjalani perawatan di rumah sakit selama hampir dua pekan di tahun 2017.

Dengan kondisi demikian, Bopak pun harus menjalani hidup sehat dan menjaga kesehatannya.

“Alhamdulillah kesehatan udah lumayan, istilah paru kan udah separo, tinggal kita yang jaga dengan baik, gitu aja lah,” ujar Bopak kepada Kapanlagi, saat ditemui di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2019).

Berikut 5 fakta perjuangan komedian Bopak Castello yang di rangkum dari berbagai sumber, Kamis (7/11/2019)

5 Fakta Perjuangan Komedian Bopak Castello Hidup dengan Satu Paru-Paru

1.Jalani pengobatan dan kontrol penyakit sejak tahun 2017

Bopak Castello komedian yang kini telah berusia 52 tahun telah mengalami batuk darah dan menjalani pengobatan sejak tahun 2017.

Ia pun menjalani sebuah perawatan di rumah sakit hampir dua minggu. Selain batuk berdarah, ia pun juga alami demam tinggi.

“Sempat dibawa ke rumah sakit selama 10 hari. Awalnya batuk darah dan demam tinggi,” kata Bopak Castello, saat dihubungi, Kamis (13/4/2017).

2.Jalani pola pengobatan yang ketat

Hasil dari pemeriksaan dokter, ternyata penyakit ini disebabkan oleh pola hidup yang buruk. Ia pun mengalami gangguan paru-paru pada tahun 2017.

“Katanya (dokter) pola hidupnya, sih. Karena kan perokok pasif dan mungkin penyakit lama juga. Bersyukurnya sih cepat ketahuan.

Kalau enggak, enggak tahu bakal kayak gimana,” ucapnya.‎ Selain itu, ia pun diharuskan kontrol ke rumah sakit.

“Sekarang sudah lebih baik, sudah ada selera makannya lagi. Kemarin sempat susah makan. Sekarang juga berobat jalan dan kontrol setiap minggu.

Kontrol itu harus selama enam bulan, tapi nanti jadi dua minggu sekali kontrolnya,” ujar Bopak Castello

3.Harus bertahan hidup dengan paru-paru kanannya saja

Sampai kini ternyata kondisi penyakit Bopak memang sudah mendingan. Namun paru-paru sebelah kiri Bopak sudah tidak berfungsi seperti sedia kala.

Menjalani hidup dengan satu paru-paru tentu tidak mudah.

“(Susahnya) Paling di napas. Kalo napas paru satu kan yang bekerja sebelah kanan aje, kiri engga,” imbuhnya, Kamis (7/11/2019).

12 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *