AKTOR SHIA LABEOUF KEMBALI INTIM DENGAN DUNIA AKTING

AKTOR SHIA LABEOUF KEMBALI INTIM DENGAN DUNIA AKTING

AKTOR SHIA LABEOUF KEMBALI INTIM DENGAN DUNIA AKTING

lINTAS METRO -AKTOR SHIA LABEOUF KEMBALI INTIM DENGAN DUNIA AKTING , ‘nama besar’ dengan karier yang melejit selama pertengahan hingga akhir 2000-an.

Namanya terkenal sejak remaja, ketika membintangi serial televisi Disney Even Stevens. Dia menjadi ‘King of Fashion’ hingga ‘ikon pop’ karena peran mercusuar-nya di film Transformers. Lalu diikuti sejumlah hit blockbuster seperti Eagle Eye, Fury atau Indiana Jones And The Kingdom Of The Crystal Skull.

Dia juga menuai pujian atas perannya di American Honey pada 2016. Namun dalam beberapa tahun terakhir, Shia menghilang begitu saja. Dia sempat mengalami krisis eksistensial di mata publik. Ini disebabkan sebagian besar masalah pribadi di belakang kamera. Mulai dari ‘ledakan kemarahan’, mabuk di lokasi syuting, perselisihan dengan polisi, hingga penyalahgunaan alkohol dan narkoba.

Setelah menjalani rehabilitasi kesehatan mental, Shia pun kembali ke dunia entertainmen yang membesarkannya. Saat ini dia percaya jika akting adalah ‘saluran’ untuk cinta.

AKTOR SHIA LABEOUF KEMBALI INTIM DENGAN DUNIA AKTING

“Momen paling intim sepanjang hidup saya terjadi di lokasi syuting. Saya tidak tahu apakah ada sesuatu yang lebih intim daripada menciptakan sesuatu dengan seseorang. Saya pikir saya sangat tidak puas dalam hidup,” ujarnya, dikutip Variety.

Aktor berusia 33 tahun pada 11 Juni lalu ini pun menyiapkan proyek besar dalam hidupnya, film berjudul Honey Boy, drama semi-otobiografi berdasarkan pengalaman hidupnya sendiri yang baru dirilis November lalu. Naskahnya pun ditulis saat dia berada di tempat rehabilitasi. Dikutip Independent, film ini didasarkan pada kisah masa kecilnya yang kacau dan pola asuh sang ayah. Film ini seolah menjadi ‘terapi’ bagi Shia.

Dikutip Bangkok Post, film ini disutradarai Alma Har’el dan dibintangi Lucas Hedges, Noah Jupe, FKA Twigs dan Maika Monroe. Film ini adalah otobiografi dirinya yang agak fiksi, mengikuti periode-periode tertentu dalam kehidupan dan kariernya melalui karakter fiksi dari seorang aktor cilik bernama Otis Lort, yang berjuang berdamai dengan ayahnya dan menangani masalah kesehatan mentalnya, termasuk PTSD yang dideritanya.

Shia sendiri secara mengejutkan berperan sebagai ayahnya sendiri, yakni James Lort I film berdurasi selama 93 menit ini. Honey Boy menuai pujian dalam hal dialog dan percakapan. Film ini mengeksplorasi tema agar Anda tidak pernah bisa melarikan diri dari tempat asal Anda, dan cara negatif masa lalu memengaruhi Anda di masa kini .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *