ANWAR IBRAHIM AKAN DI PERIKSA TERKAIT TUDUHAN PELECEHAN SEKSUAL

ANWAR IBRAHIM AKAN DI PERIKSA TERKAIT TUDUHAN PELECEHAN SEKSUAL

ANWAR IBRAHIM AKAN DI PERIKSA TERKAIT TUDUHAN PELECEHAN SEKSUAL

lINTAS METRO ANWAR IBRAHIM AKAN DI PERIKSA TERKAIT TUDUHAN PELECEHAN SEKSUAL , Anwar Ibrahim akan dipanggil kepolisian Malaysia untuk diperiksa terkait tuduhan bahwa dia

melakukan pelecehan seksual terhadap mantan ajudan prianya, Muhammed Yusoff Rawther. Anwar menyangkal tuduhan itu sebagai politik terburuk.

Muhammed Yusoff diwakili seorang pengacara yang menyebut Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad juga menjadi kliennya. Kasus ini muncul setelah pada Selasa (10/12), Mahathir berjanji menyerahkan kekuasaan pada Anwar yang kini terlilit tuduhan baru tersebut.

Pekan lalu, Muhammed Yusoff menuduh Anwar berupaya memaksa dia melakukan hubungan seks pada September 2018. “Kepolisian mencatat pernyataan Muhammed Yusoff ” ungkap pernyataan Direktur Departemen Investigasi Kriminal Kepolisian Malaysia Huzir Mohamed, dilansir lINTAS METRO

ANWAR IBRAHIM AKAN DI PERIKSA TERKAIT TUDUHAN PELECEHAN SEKSUAL

“Pernyataan dari Anwar Ibrahim dan beberapa saksi terkait akan diambil segera sesuai waktu yang ditentukan,” papar Huzir.

Juru bicara Anwar menyatakan kepolisian belum menghubunginya. Anwar telah menghabiskan hampir satu dekae di penjara dalam dua kasus sodomi berbeda dan kasus korupsi. Dakwaan itu dianggap oleh Anwar dan para pendukungnya bertujuan untuk mengakhiri karir politiknya.

Pengacara Muhammed Yusoff, Mohamed Haniff Khatri Abdulla menyangkal ada konflik kepentingan dalam kasus terhadap Anwar itu. Apalagi Anwar saat ini akan menggantikan Mahathir sebagai PM Malaysia.

“Perdana menteri masih klien saya tapi itu tidak berarti saya harus tidak mengambil kasus hanya karena mereka melibatkan para menteri atau orang dalam pemerintahannya,” tutur Mohamed Haniff.

Dia menambahkan, “Saya tidak bicara pada (Mahathir) sebelum mengambil kasus ini, tapi kami bicara tentang itu setelahnya. Dia terkejut tapi dia memahami.”

“Saya tidak berbicara dengan (Mahathir) sebelum menangani kasus ini, tetapi kami memang membicarakannya setelah itu. Dia terkejut tapi dia mengerti.”

Hubungan sesama jenis merupakan sesuatu yang ilegal di Malaysia, yang mayoritas penduduknya Muslim. Bahkan bila terbukti, seseorang dapat menerima hukuman hingga 20 tahun penjara.

Anwar bukan orang baru bagi Mahathir. Ia merupakan mantan wakil perdana menteri pada masa jabatan Mahathir tahun 1981-2003

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *