http://lintasmetro.com/beberapa-faktor-penentu-kepuasan-seksual-yang-dapat-kamu-pelajari/

Beberapa Faktor Penentu Kepuasan Seksual yang Dapat Kamu Pelajari

Beberapa Faktor Penentu Kepuasan Seksual yang Dapat Kamu Pelajari

http://lintasmetro.com/beberapa-faktor-penentu-kepuasan-seksual-yang-dapat-kamu-pelajari/

Lintasmetro.com Beberapa Faktor Penentu Kepuasan Seksual yang Dapat Kamu Pelajari Banyak pasangan, khususnya yang sudah lama menikah, mengalami kesulitan dalam mencapai kepuasaan seksual saat sedang berhubungan seks.

Selain karena minimnya gaya berhubungan seks yang dilakukan oleh pasangan (karena pada dasarnya laki-laki suka bereksperimen dengan berbagai gaya).

Ternyata ada beberapa faktor lain yang dapat menjadi penyebab mengapa pasangan menjadi sulit mencapai kepuasan seks itu sendiri.

1. Mood

Mood yang baik adalah hal paling utama dalam berhubungan seks.

Dengan mood yang baik, kamu dapat menikmati permainan dengan hati yang senang dan dapat sama-sama mencapai klimaks.

Mood yang tidak baik dapat berdampak sulitnya seseorang mencapai klimaks.

Perempuan terutama, merupakan makhluk sensitif yang sangat bergantung pada mood.

Saat mood perempuan sedang dalam keadaan tidak baik, perempuan bisa saja menolak ajakan pasangannya untuk berhubungan seksual.

Berbeda dengan laki-laki yang cenderung melakukan seks untuk membuat moodnya menjadi lebih baik.

2. Tempat

Tempat serta suasana juga menunjang kepuasaan dalam berhubungan seksual.

Beberapa pasangan memiliki tempat favorit masing-masing dalam berhubungan seks.

Pada umumnya tempat paling nyaman untuk melakukan hubungan seks adalah kasur. Tapi ada juga pasangan yang menyukai permainan, di ruangan lain selain di kamar tidur.

3. Foreplay / rangsangan

Hal apa yang tidak boleh dilupakan dalam berhubungan seks adalah foreplay.

Foreplay atau rangsangan sebelum berhubungan memang hal penting dalam seks.

Selain menambah gairah, foreplay dinilai dapat membuat hubungan suami istri menjadi lebih dekat dan intim.

Pelukan hangat penuh kasih atau ciuman manja yang membangkitkan suasana ‘permainan’ merupakan salah satu cara awal untuk melakukan foreplay.

4. Afterplay

Tidak banyak pasangan melakukan hal ini setelah melakukan hubungan seksual. Biasanya setelah selesai berhubungan, orang cenderung memilih mandi atau tidur.

Afterplay seperti yang sudah diteliti, ternyata memiliki pengaruh yang baik setelah ‘permainan’.

Banyak kegiatan yang bisa dilakukan untuk menciptakan kenyamanan dan kedekatan yang lebih setelah berhubungan seks.

Kegiatan seperti mencium, memeluk, atau memuji pasangan, dapat kamu lakukan sebelum mandi atau tidur.

5. Komunikasi

Beberapa orang melakukan komunikasi atau mengobrol sebelum melakukan seks untuk mendapatkan hubungan yang lebih intim.

Cara ini biasa lebih disukai oleh perempuan dibandingkan laki-laki, karena perempuan memang butuh ikatan emosional seperti perhatian dan kasih sayang untuk bisa meningkatkan kepuasan seksual.

Komunikasi yang dilakukan tentu tidak terjadi saat sedang berhubungan seks, karena bukannya mencapai kepuasan, hal ini justru mungkin mengganggu.

Meski memang tidak banyak orang yang melakukan ini untuk mendapatkan kepuasan seks, tapi cara ini dapat digunakan terutama bagi perempuan yang sensitif dan menyukai kedekatan emosional.

BACA JUGA :

Pengertian Seks Karezza dan Manfaatnya untuk Pasangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *