Berhubungan Intim Saat Hamil yang Benar Agar tidak Membahayakan

LintasMetro.com – Berhubungan Intim Saat Hamil yang Benar Agar tidak Membahayakan. Selain masalah mood, ada beberapa faktor yang bisa menjadi penghalang hubungan intim pasangan, yang istrinya sedang hamil. Banyak yang ragu terkait aman tidaknya berhubungan intim saat hamil tersebut. Nah, terkait masalah hubungan intim selama hamil, sebaiknya anda simak ulasan berikut ini. Semoga bermanfaat.

Boleh dilakukan apabila tidak ada indikasi medis
Seringkali pasangan suami istri khawatir jika akan berhubungan intim karena akan mengganggu janin yang berkembang. Padahal hubungan intm sebenarnya aman jika dilakukan dengan benar. Umumnya, jika terdapat indikasi medis yang berbahaya, hubungan intim boleh dilakukan.

Beberapa kondisi yang melarang anda untuk berhubungan intim adalah anda pernah keguguran, pernah mengalami pendarahan atau bercak darah selama kehamilan, kelemahan serviks, riwayat prematur, hamil kembar, janin memiliki plasenta yang rendah, dan nyeri perut. Pada keadaan seperti itu, dokter kandungan akan menyarankan anda untuk menghindari seks. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Berhubungan Intim Saat Hamil yang Benar Agar tidak Membahayakan

Lakukan setelah trimester pertama
Menurut beberapa ahli, sperma memiliki kandungan prostaglin yang menyebabkan rasa mulas. Karenanya, wanita yang usia kandunganya masih sangat muda tidak disarankan untuk berhubungan intim untuk mengindari kontraksi dan keguguran. Berhubungan seks pada testimeter pertama juga sangat rawan karena janin beserta ari-arinya belum sempurna terbentuk.

Perhatikan posisi ketika berhubngan intim
Ketika memutuskan untuk melakukan hubungan intim saat hamil muda, hal lain yang perlu anda perhatikan adalah posisi ketika berhubungan seks. Hindari guncangan yang terlalu kuat saat berhubungan seks. Hindari juga posisi menekan perut karena bisa berakibat pada kondisi janin dalam kandungan.

Ketika memutuskan untuk melakukan hubungan intim saat hamil muda, hal lain yang perlu anda perhatikan adalah posisi ketika berhubungan seks. Hindari guncangan yang terlalu kuat saat berhubungan seks. Hindari juga posisi menekan perut karena bisa berakibat pada kondisi janin dalam kandungan.

Hindari seks oral
Ketika hamil, seks oral yang dilakukan bisa membahayakan kandungan. Saat hamil, pembuluh darah wanita terbuka , Pembuluh darah yang terbuka ini sangat rentan mengalami infeksi bakteri yang berasal dari air liur. Selain itu, meniup udara kedalam vagina juga bisa mengakibatkan gelembung udara masuk kedalam sirkulasi darah anda. Jika hal ini terjadi, akan meninmbulkan resiko terjadinya penyumbatan pembuluh darah yang berakibat pada kematian mendadak.

Sebaiknya jangan dilakukan saat 4 minggu sebelum kelahiran
Jangan melakukan hubungan seks ketika 4 minggu terakhir sebelum prediksi kelahiran karena berpotensi menyebabkan terjadinya persalinan prematur.

Ditulis Oleh : Cheon

16 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *