Jangan Sampai Terbelenggu Dengan Kata Kapan Menikah

Jangan Sampai Terbelenggu Dengan Kata Kapan Menikah

Lintasmetro.com Jangan Sampai Terbelenggu Dengan Kata Kapan Menikah.Sejak beberapa tahun belakangan, saya kerap memperoleh pertanyaan “kapan nikah?”. Atau hanya sekedar “udah punya calon belum?”. Atau juga sindiran bernada menasihati, seperti “habis ini buruan cari pasangan”.

Pernah juga pada suatu momen lebaran, tiba-tiba salah satu sanak saudara bertanya dengan nada keheranan “lha, mana tunangannya?”. 

Ehm! Untuk seseorang yang belum benar-benar terpikirkan untuk menikah, rasanya sebel dan geram juga sih dengan pertanyaan-pertanyaan itu. Entah sejak kapan hidup saya seolah-olah menjadi milik orang lain.

Belum lagi, jika datang ke acara pernikahan, entah berapa kali saya mendengar orang lain mendoakan saya. “Semoga segera menyusul ya setelah ini”, kata salah seorang ibu teman saya kala itu. Jujur saja bahkan saat itu saya enggan untuk mengamininya. Meskipun saya tahu benar itu adalah doa yang baik. Tapi, apalah diri ini belum benar-benar berpikir ke arah situ.

Jangan Sampai Terbelenggu Dengan Kata Kapan Menikah.

Sebenarnya kalau diingat-ingat lagi, bukan hanya pertanyaan “kapan nikah?”, tetapi juga seringkali “kapan lulus kuliah?”, “kapan mulai kerja?”, “kapan punya anak?”, atau juga “kapan si kakak punya adek?”.

Ya, sepertinya kata “kapan” di sini memang memiliki makna pamungkas untuk sedikit mengusik ketenangan batin orang lain. Meskipun di satu sisi, bisa juga sebenarnya kita melihat pertanyaan-pertanyaan ini sebagai bentuk positif kepedulian orang lain terhadap diri kita, yakni dengan sekedar mengingatkan.

Tapi, tidak jarang juga yang bertanya karena alasan kepo atau, entahlah, menyindir mungkin. Saya pribadi sih lebih sering merasa disindir daripada dipedulikan.

Di awal-awal sulit sekali untuk tidak terusik dengan “kepedulian sosial” semacam ini. Ya, sekarang saya menyebutnya sebagai salah satu bentuk kepedulian sosial, anggap saja begitu.

Dibuat Oleh – Cahyono Lintasmetro.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *