Keuntungan Berhubungan Seks Saat Hamil

Keuntungan Berhubungan Seks Saat Hamil. Hamil tidak lantas menghentikan aktivitas seksual Anda bersama pasangan. Berhubungan seks sangat aman dilakukan ketika sedang hamil. Berhubungan seks tidak membahayakan bayi dalam kandungan. Malah, ada sejumlah manfaat menakjubkan yang bisa Anda dapatkan dari seks, apalagi jika sampai sukses orgasme saat hamil.

Orgasme adalah serangkaian reaksi fisik yang terjadi sebagai respon dari rangsangan seksual. Orgasme perlahan dibangun dari sinyal perintah otak untuk mengalirkan darah deras ke panggul dan juga vagina, membuat dindingnya basah terlumasi oleh cairan vagina, serta membuat klitoris membengkak ereksi.

Semakin intens rangsangan yang diterima otak, kemudian pernapasan Anda jadi semakin cepat, detak jantung meningkat, puting menjadi keras, vagina Anda menyempit untuk menggenggam penis, dan otot-otot tubuh menegang sebelum akhirnya berkontraksi kencang sebagai klimaksnya dan kembali melemas.

Keuntungan Berhubungan Seks Saat Hamil

Keuntungan Berhubungan Seks Saat Hamil

Kehamilan tak jarang membuat stres, entah karena morning sickness yang terjadi terus menerus, nafsu makan yang hilang, susah tidur, dan serangkaian hal lainnya. Jika dibiarkan, stres akan berpengaruh buruk untuk Anda dan bayi yang dikandung.

Beda dengan sebelum hamil, jantung Anda akan memompa darah hingga 50 persen lebih banyak selama hamil. Peningkatan kerja jantung ini dipengaruhi oleh beban tubuh tambahan berupa janin yang harus mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi-nutrisi penting tanpa henti lewat aliran darah ibu. Penyakit jantung justru paling rentan terjadi dalam tiga bulan setelah melahirkan, terutama pada ibu usia 30-an.

Sebuah studi yang diterbitkan di The Journal of Sexual Medicine melaporkan bahwa 40 persen perempuan menginginkan seks lebih sering saat hamil ketimbang saat tidak sedang hamil. Hal ini dikarenakan adanya perubahan hormon progesteron, estrogen, dan testosteron yang meningkatkan gairah seks saat hamil.

Pelepasan hormon oksitosin, endorfin, dan dopamin dari seks juga biasa disebut sebagai hormon cinta dan kelonan. Itu sebabnya seks saat hamil dapat membantu menguatkan ikatan batin dan emosional Anda dengan pasangan. Kesemua faktor tersebut merupakan bagian dari pondasi hubungan rumah tanggan yang harmonis.

Seks juga dapat mengurangi gejala fisik dari stres, seperti menurunkan tekanan darah yang bisa menurunkan risiko preeklampsia hingga menyembuhkan sakit kepala. Seks bahkan dapat menurunkan risiko penyakit jantung saat hamil (kardiomiopati peripartum).

Ditulis Oleh : Cheon

31 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *