LUNA MAYA OGAH DI JULUKI SEBAGAI QUEEN OFF HORROR

LUNA MAYA OGAH DI JULUKI SEBAGAI QUEEN OFF HORROR

LUNA MAYA OGAH DI JULUKI SEBAGAI QUEEN OFF HORROR

lINTAS METRO LUNA MAYA OGAH DI JULUKI SEBAGAI QUEEN OFF HORROR , Luna Maya kembali ke layar lebar lewat film Rumah Kentang: The Beginning.

Ini adalah film horor ke sekian yang pernah dia bintangi. Namun, Luna ogah disebut sebagai Ratu Horor alias Queen of Horror.

Sebelum Rumah Kentang: The Beginning, Luna sudah membintangi sederet film horor seperti Bangsal 13,

Sabrina, The Doll 2, hingga “Suzanna: Bernapas Dalam Kubur. Respons positif pun banyak dilontarkan oleh penikmat film.

Ini membuat mereka menjuluki Luna sebagai ratu horor.

“Saya enggak pengin disebut orang yang speciality horror karena kebetulan di PH (Hitmaker Studios) ini saya punya tanggung jawab, ya emang ada kontrak eksklusif.

Kebetulan di PH ini horor terus, tapi setahun baru satu film jadi belum bisa disebut ratu horror juga karena main beberapa judul film horor,”

ujar Luna kepada SINDO di sela gala premier film Rumah Kentang: The Beginning di XXI Plaza Indonesia, belum lama ini.

Tentu sebagai aktris, Luna mengaku ingin terus mengasah kemampuan aktingnya dengan mencoba beragam genre film. Namun dia mengatakan saat ini memang tawaran yang cocok dengannya adalah film horor. “Penginnya lebih banyak variasi dalam film, cuma kadang ada beberapa tawaran masuk selain horor tapi belum cocok,” ucap dia.

Di Rumah Kentang; The Beginning, Luna berperan sebagai Sofie, seorang ilustrator. Peran ini pun tak terlalu sulit buatnya karena pada kenyataannya,

Luna memang hobi membuat gambar di buku catatannya meski hasilnya biasa saja.

Gambar yang dimaksud Luna itu adalah tipikal pola gambar buatan anak-anak sekolah Indonesia berupa dua gunung berdampingan,

lalu di bagian bawahnya terhampar sawah luas. Luna menuturkan, ia memang senang membuat corat-coret sebelum ada teknologi menggambar digital di layar handphone.

LUNA MAYA OGAH DI JULUKI SEBAGAI QUEEN OFF HORROR

“Saya suka gambar pas sekolah, gambar gunung dan ada sawah itu kayak gambar anak anak dan kebetulan saya suka punya notebook yang ada tanggal,

kalau lagi catatan jadwal, saya suka gambar-gambar,” ujar Luna.

Aktris yang memulai karier lewat film 30 Hari Mencari Cinta ini (1999) ini mengatakan bahwa Rumah Kentang:

The Beginning mengangkat kisah drama horor klasik. Tahun 1980an. Beberapa jump scare dan kejutan lainnya diharapkan bisa menggambarkan suasana mistis yang dibangun sehingga siap memacu adrenalin dan membuat bulu kuduk penonton berdiri.

“Pasti akan ada jump scare dan scene-scene horror yang membuat batin kita tergoyahkan,

Dari ambiance juga dibangun, dari suasana, dan dari latar belakang cerita. Jadi semua itu bisa menjadi suatu film yang menarik dan membuat kita berada dalam situasi tegang dan membuat bulu kuduk kita berdiri tanda sedang takut,” kata Luna.

Film Rumah Kentang: The Begginning diangkat dari mitos keangkeran rumah kentang yang beredar di Indonesia.

Film ini bercerita mengenai Adrian (Christian Sugiono) dan Sofie (Luna Maya) yang bersama ketiga anaknya memutuskan kembali ke rumah masa kecil Sofie.

Sebuah rumah yang tidak pernah dikunjunginya lagi sejak kedua orang tuanya menghilang tanpa jejak. Masalah terjadi ketika Nina,

anak tertuanya, ternyata juga menghilang selagi mereka di sana. Sofie dan Adrian harus mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di rumah itu dan mencegah tragedi terjadi pada masa lalu kembali terjadi.

Film Rumah Kentang: The Beginning juga dibintangi oleh Jajang C. Noer, Epy Kusnandar, Davina Karamoy, Nicole Rossi, dan Rayhan Cornellis.

Film ini rencananya akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai tanggal 21 November 2019.

75 Total Views 2 Views Today

Related posts

Leave a Comment