Momota Raih Gelar Juara Fuzhou China Open 2019

Momota Raih Gelar Juara Fuzhou China Open 2019 – Pebulu tangkis tunggal putra Jepang, Kento Momota, berhasil mempertahankan gelar juara pada turnamen Fuzhou China Open 2019 setelah memenangi laga final.

Momota Raih Gelar Juara Fuzhou China Open 2019
Momota Raih Gelar Juara Fuzhou China Open 2019

Kento Momota naik ke podium kampiun berkat kemenangan dengan skor 21-15, 17-21, 21-18 atas Chou Tien Chen di Haixia Sports Olympic Center, Fuzhou, China, Minggu (10/11/2019).

Dengan demikian, Momota berhasil mempertahankan gelar juaranya atau Chou sukses melakukan revans atas kekalahan yang dia terima pada laga final turnamen sama tahun lalu.

Pada edisi 2018, Momota mengalahkan Chou atau Chou kalah dari Momota dengan skor 13-21, 21-11, 16-21.

Kini, duel kelas dunia kembali ditampilkan Momota dan Chou pada laga final berdurasi 82 menit tersebut.

Jalannya pertandingan

Kento Momota membuka duel pada game kesatu dengan keunggulan 2-0.

Pemain nomor satu dunia itu lalu meneruskan keunggulannya atas Chou Tien Chen menjadi 6-2 dan 7-3.

Chou sempat mendekati perolehan poin Momota menjadi 6-7 usai memetik tiga poin beruntun.

Namun, Momota segera merespons dengan meraih tiga poin berikutnya, juga secara beruntun.

Saat game kesatu mencapai interval, Momota memimpin skor 11-8.

Selepas jeda, permainan Momota kian matang.

Sebaliknya, Chou masih tak bisa menemukan solusi untuk mengatasi sang lawan.

Dia bahkan sampai tertinggal jauh 10-18, sebelum Momota mencapai game point dalam kedudukan 20-12.

Chou kemudian menyelamatkan tiga game point dari Momota, tetapi hal itu tidak berarti apa-apa.

Momota mengunci kemenangan game kesatu setelah pengembalian netting Chou tak bisa menyeberangi net.

Tertinggal satu game mendorong Chou untuk bermain lebih agresif pada game kedua.

Usai tertinggal 0-1, Chou langsung memetik empat poin beruntun untuk berbalik unggul 4-1 atas Momota.

Keunggulan Chou ini kemudian berlanjut pada kedudukan 5-2, 7-4, dan 11-6.

Pada paruh akhir game kedua, Momota tampil menggebrak dengan meraih empat poin beruntun.

Melalui tambahan poin ini, Momota menipiskan margin skor menjadi 10-11.

Chou yang tak mau kehilangan momentum segera mengambil alih kendali permainan.

Dia pun memetik dua poin beruntun sebanyak dua kali untuk memimpin skor 15-11.

Chou lalu meneruskan keunggulannya menjadi 18-14, tetapi Momota belum menyerah.

Tiga poin beruntun yang dia petik mengubah skor menjadi 17-18.

Kendati didekati Momota, Chou tetap bisa menjaga fokus bertandingnya.

Dia pun menyelesaikan game kedua dengan kemenangan usai memetik tiga poin beruntun.

Gagal memenangi laga secara straight game membuat Momota mengubah taktik bermain pada game ketig yang menjadi penentuan.

Dia pun langsung unggul 5-0 atas Chou.

Keunggulan Momota ini berlanjut pada kedudukan 7-3 dan 9-5, tetapi Chou pantang menyerah.

Chou menipiskan margin skor menjadi 8-9 dan 9-10 sebelum Momota mencapai poin interval.

Sesudah break interval, Chou kembali menunjukkan upaya untuk bangkit.

Hal ini sempat membuat Momota sedikit kaget.

Momota pun kehilangan poin setelah smes lurusnya hanya mendarat di luar bidang permainan.

Skor pun kini berubah menjadi 13-11 masih untuk keunggulan Momota.

Duel Momota versus Chou semakin menegangkan ketika mereka menciptakan longest rally sebanyak 43 pukulan pada perebutan poin ke-26.

Poin ini dimenangi Momota setelah melepas smes kencang dari pengembalian tanggung Chou.

Skor kini berganti menjadi 15-11.

Meski begitu, Chou bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan.

Dia malah berbalik menebar ancaman dengan memetik empat poin beruntun untuk menyamakan kedudukan menjadi 15-15.

Setelah itu, Momota dan Chou bergantian mencetak poin untuk imbang pada skor 16-16 dan 17-17.

Momota kemudian melepaskan diri dari tekanan Chou dengan memetik tiga poin beruntun.

Berkat tambahan poin ini, Momota pun mendapatkan championship point dalam kedudukan 20-17.

Chou masih bisa menyelamatkan satu championship point dan mengubah skor menjadi 18-20.

Akan tetapi, kegagalan Chou menyeberangkan shuttlecock saat beradu netting memastikan gelar juara Fuzhou China Open 2019 menjadi milik Momota.

Posted By Lintasmetro

11 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *