http://lintasmetro.com/orang-terkaya-di-indonesia-tolak-psbb-dki-jakarta/

Orang Terkaya di Indonesia, Tolak PSBB DKI Jakarta

Orang Terkaya di Indonesia, Tolak PSBB DKI Jakarta

http://lintasmetro.com/?p=18638

Lintasmetro.comOrang Terkaya di Indonesia, Tolak PSBB DKI Jakarta Bos Grup Djarum, Budi Hartono, merupakan orang terkaya di Indonesia, telah menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi), Pada Jumat 11 September 2020. Melalui suratnya itu, dia mengungkapkan ketidaksetujuannya mengenai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total di DKI Jakarta.

Surat Budi Hartono itu ditunjukkan pengusaha Peter F Gontha melalui akun Instagramnya, @petergontha, Sabtu (12/9/2020). Surat itu pun kemudian menjadi viral.

Di dalam suratnya, tertulis bahwa Hartono menyebut keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberlakukan kembali PSBB tidak tepat. Ia menilai PSBB di DKI Jakarta telah terbukti tidak efektif dalam menurunkan tingkat pertumbuhan infeksi corona di DKI Jakarta.

“Di Jakarta meskipun Pemerintah DKI telah melakukan PSBB, tingkat pertumbuhan infeksi tetap masih naik,” yang di sampaikan Hartono dalam suratnya tersebut.

http://lintasmetro.com/?p=18638

Menurut dia, kapasitas rumah sakit di DKI Jakarta tetap akan mencapai maksimum dengan atau tidak diberlakukannya PSBB lagi. Seharusnya pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus menyiapkan tempat isolasi mandiri untuk menangani lonjakan kasus.

Hartono pun menyarankan perbaikan yang harus dilakukan pemerintah dan khususnya Provinsi DKI Jakarta untuk mengendalikan peningkatan laju infeksi. Hartono menyertakan lembaran lampiran berisi bukti-bukti untuk memperkuat argumentasinya.

Adapun caranya antara lain penegakan hukum dan pemberian sanksi atas tidak disiplinnya sebagian kecil masyarakat kita dalam kondisi new normal.

“Tugas untuk memberikan sanksi atau hukuman adalah tugas kepala daerah dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta. Jadi jangan karena membesarnya jumlah kasus terinfeksi Covid-19 kemudian Gubernur mengambil satu keputusannya jalan pintas yang tidak menyelesaikan permasalahan sebenarnya,” tutur Hartono.

“Perekonomian harus tetap di jaga sehingga aktivitas masyarakat yang menjadi sumber perekonomian yang dapat terus menjaga kesinambungan kehidupan bermasyarakat kita hingga pandemi berakhir,” katanya.

BACA ARTIKEL SEBELUMNYA :

Hindari Kebiasaan Buruk Yang Bikin Jerawat DiHidung

Pejabat Australia Juga hadapi pentingnya COVID-19

Pria Ini Diduga Pansos, Jualan Semangka Menggunakan Lamborghini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *