Pacarmu Mengajak Berhubungan Seks Berani Menolak

LintasMetro.com – Pacarmu Mengajak Berhubungan Seks Berani Menolak. Pacaran merupakan proses dimana kamu mengenal pasanganmu lebih dalam lagi untuk mencari kecocokan menuju kehidupan berkeluarga. Tapi dalam prosesnya, apa yang terjadi bisa jauh dari tujuan yang sebenarnya. Mungkin suatu waktu pacarmu mengajak berhubungan seks sebelum waktunya. Tak main-main, dia mungkin juga membawa-bawa kalimat “Kalau kamu benar-benar cinta

Mungkin kamu termasuk orang yang memilih tak melakukannya hingga hari pernikahan tiba. Tapi kamu bingung bagaimana cara kamu menolak secara halus tanpa menyakiti perasaannya. Namun sebenarnya, ada banyak cara untuk melakukannya dan tetap mempertahankan prinsip yang kamu punya.

Cara ini bisa jadi jalan pertama kamu untuk mengkomunikasikan mengenai pacaran yang sehat yang akan kalian jalani. Kalian bisa bikin kesepakatan mengenai batasan-batasan selama pacaran agar nyaman menjalaninya. Apalagi bertukar pikiran soal perilaku seksual yang aman. Jika pacarmu mengajak hubungan seks, ingatkan kesepakatan diawal-awal pacaran.

Kemesraan memang diperlukan saat berpacaran karena tanpa itu maka akan terasa hambar. Jika kemesraan hanya sebatas berpegangan tangan atau mencium kening sebagai tanda sayang nggak ada salahnya kok. Namun kalau kemesraan itu akan menjerumus ke arah “bahaya”, seperti jika yang satu memaksakan kehendaknya. Entah itu untuk mencium, menyentuh, atau lebih parahnya lagi memaksakan hubungan seks.

Masih banyak kok bentuk-bentuk kemesraan yang bisa kamu jalani bersama pacarmu. Misalnya saja membisikan kalimat-kalimat romantis, memberikan kejutan berupa hadiah dan mengajaknya makan malam dengan ditemani cahaya lilin.

Pacarmu Mengajak Berhubungan Seks Berani Menolak

Perbanyak kegiatan-kegiatan positif bersama pasanganmu demi meminimalis ajakan untuk berhubungan seks dari si dia. Kegiatannya nggak harus dihabiskan hanya berdua saja kok, kamu bisa berkumpul bersama teman-teman terdekat kalian. Pastinya makin seru deh jika dilakukan secara bersama-sama.

Sebelum mencintai pasanganmu, akan lebih baik jika kamu peduli dengan dirimu sendiri — termasuk pada tubuhmu. Tak ada yang boleh menyentuh tubuhmu tanpa izin darimu. Ini bukti kepedulianmu dan tanggung jawab mengenai apa yang melekat pada dirimu.

Mungkin pacarmu itu bukan jodoh yang sesungguhnya, Tuhan pastinya sudah menyiapkan seseorang yang terbaik untukmu. Sebelum menuju kesana bisa jadi kamu harus melewati sebuah peristiwa yang tidak mengenakan itu. Apapun yang terjadi kamu harus yakin terhadap keputusanmu dan selalu melibatkan Tuhan dalam mencari sang kekasih yang kelak benar-benar bisa mendewasa bersamamu.

Ditulis Oleh : Cheon

22 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *