Pakaian putih mengurangi udara panas

LINTASMETRO – Pakaian putih mengurangi udara panas Para calon menteri berdatangan menuju istana negara mengenakan baju putih. Selain menjadi kekhasan Kabinet Jokowi, kemeja putih disebut punya makna psikologis.

Psikolog Politik dan pakar personal branding, Dewi Haroen ikut memberikan komentar terkait kemeja putih yang dikenakan para calon menteri. Menurutnya, warna putih biasanya memberi kesan sakral, mulia, dan bersih.

“Tidak heran jika pakaian warna putih juga banyak digunakan dalam kegiatan keagamaan dan hal-hal yang serius seperti event kantor,” katanya.

Dewi juga menambahkan, baju putih yang dikenakan para calon menteri dapat memberi makna kewibawaan dan kesiapan mereka untuk kembali bekerja dengan hati yang ikhlas dan semangat baru. Tidak hanya itu, warna putih juga dapat melambangkan persamaan dan persatuan.

“Ini juga memberi makna persamaan dan persatuan. Seragam meski para calon menteri beda kompetensi, latar belakang, dan usia,” tuturnya.

Dikutip dari Very Well Mind, warna putih juga memiliki beberapa makna positif. Seperti kebersihan, kesegaran, kesederhanaan, dan awal yang baru.

Pakaian putih mengurangi udara panas

Rhett Allain, PhD, seorang profesor fisika di Southeastern Louisiana University membantu untuk menjelaskan teori tersebut.

Ia mengatakan, saat tubuh menjadi panas karena cuaca atau suhu yang meningkat, tubuh akan memancarkan energi panas (dalam spektrum inframerah).

“Jika kamu mengenakan pakaian putih, energi panas yang ada di tubuh akan dikeluarkan melalui radiasi. Energi tersebut akan dipantulkan kembali ke tubuh bahkan memanaskan lebih dari itu. Sedangkan pakaian warna hitam, tidak dapat memantulkan radiasi tubuh,” jelasnya dikutip dari Real Simple.

Jika memakai pakaian hitam, energi panas yang ada di tubuh tidak dapat dikeluarkan melalui radiasi. Namun, akan terserap ke dalam tubuh dan membuat efek gerah. Allain mengatakan, warna putih juga tidak akan bisa memantulkan radiasi, jika pakaian yang dipakai terlalu ketat dan tebal.

“Jika pakaiannya seperti itu, tubuh tidak dapat mengeluarkan energi melalui radiasi, tetapi melalui konduksi termal. Hal ini disebabkan karena tubuh langsung bergesekan dengan kain,” ujarnya.

Allain mengatakan, disarankan untuk menggunakan kain yang lembut dan memudahkan kulit untuk bernapas, seperti katun atau linen. Selain itu, coba gunakan pakaian dengan warna yang lebih cerah.

19 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *