Pengalaman Hidup Pasien Corona Tiga Hari Kondisi Tubuh Terasa Hancur

Pengalaman Hidup Pasien Corona Tiga Hari Kondisi Tubuh Terasa Hancur

Lintasmetro Pengalaman Hidup Pasien Corona Tiga Hari Kondisi Tubuh Terasa Hancur.Perjuangan Andrew Phay untuk sembuh dari virus Korona merupakan sebuah keajaiban. Dia nyaris tak percaya bisa pulih dari Covid-19 yang sudah menghantam tubuhnya.

Pada hari ke-15 di Rumah Sakit Umum Changi (CGH), Singapura, Andrew Phay terbangun dengan kadar oksigen yang rendah dalam darahnya. Dia hanya bisa berdoa untuk keajaiban. Pemeriksaan X-ray menunjukkan paru-parunya dalam kondisi buruk dan dia membutuhkan tabung pernapasan untuk mengarahkan oksigen ke dalamnya.

Andrew Phay, 56, telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada 17 Maret, setelah perjalanan 25 hari ke Amerika Serikat dan Meksiko. Istrinya Anna Yeo, 57, dan dua teman mereka yang sedang dalam perjalanan itu juga tertular virus Korona.

“Saya berdoa, menangis dan putus asa,” katanya senin (18/5).

Dokter terpaksa menggunakan hydroxychloroquine, obat yang biasanya digunakan untuk mengobati malaria, untuk meningkatkan fungsi paru-parunya. Andrew Phay adalah kasus pasien Singapura 277. Sebelumnya dia diberikan klorokuin selama tiga hari.

“Itu tiga hari terburuk selama dirawat di rumah sakit. Bereaksi sangat buruk. Setiap napas yang saya hirup membuat saya mual. ​tidak bisa duduk, tidak bisa tidur, tidak tahan, tubuh saya hancur,” katanya lirih.

Pengalaman Hidup Pasien Corona Tiga Hari Kondisi Tubuh Terasa Hancur

“Kami mungkin terinfeksi saat kami meninggalkan keluarga,” kata Andrew Phay.

“Perasaan bersalah dan khawatir untuk orang-orang yang kontak dengan saya,” ungkapnya.

Pada 25 Maret, dokter mulai menggunakan chloroquine. “Saya tidak bisa istirahat sama sekali. Saya mencoba muntah tetapi hanya kering,” katanya.

Pada 31 Maret, para dokter menggunakan obat lain, hydroxychloroquine, setelah pemeriksaan rontgen menemukan paru-parunya dalam kondisi buruk.”Saya diberi tahu bahwa jika paru-paru saya memburuk, saya mungkin perlu mendapatkan dukungan ventilator,”

“Semakin baik setiap hari, tetapi saya masih sedikit terengah-engah ketika saya mencoba berolahraga,” .

Istrinya menghabiskan 20 hari di NCID sebelum dia dipindahkan ke Rumah Sakit Internasional Concord pada 9 April.

Dibuat Oleh – Cahyono Lintasmetro.com

4790 Total Views 1 Views Today

Related posts

Leave a Comment