Profesi Unik Rias Jenazah Dapat Rupiah

Profesi Unik Rias Jenazah Dapat Rupiah.

LINTASMETRO: Profesi Unik Rias Jenazah Dapat Rupiah. Melihat jenazah alias mayat bagi sebagian orang bisa jadi hal yang menakutkan namun tidak bagi seorang yang bernama Gloria Elsa Hutasoit .

Profesi Unik Rias Jenazah Dapat Rupiah
Profesi Unik Rias Jenazah Dapat Rupiah

Tapi ternyata justru ada yang menggeluti profesi yang berkaitan dengan jenazah selain tukang gali kubur. Mereka perias jenazah.
Profesi Unik Rias Jenazah Dapat Rupiah

Profesi Unik Rias Jenazah Dapat Rupiah. Gloria Elsa Hutasoit adalah salah satu yang menekuni profesi merias jenazah.Atas profesinya sebagai perias jenazah namanya kini cukup dikenal. Dia sering menjadi narasumber di berbagai media.

Perias wajah adalah profesi yang jarang sekali peminatnya. Padahal jika ditekuni, profesi ini bisa menghasilkan uang.

Ditambah untuk melakoni profesi ini modal yang dikeluarkan tidak begitu besar.

Menurutnya modal untuk menjadi perias jenazah hanya 1 set peralatan makeup lengkap. Mulai dari alas bedak, concealer, bedak, blush on, eyeshadow, lipstick dan lain sebagainya.

Jika dilihat dari beberapa e-commerce, 1 set peralatan makeup berkisar ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung mereknya. Nah merek juga menjadi faktor untuk menentukan harga dari jasa merias mayat.

Tarifnya itu per kepala sekitar Rp 500 ribu-Rp 1,5 juta, tergantung rumah duka atau rumah sakitnya. Kalau yang bagus bisa Rp 1,5-3 juta, ada juga sampai Rp 5 juta yang pakai branded.

Tapi ada juga yang sampai belasan juta itu pakai brand yang high end,” terangnya.

Selain 1 set peralatan makeup, ada juga peralatan pendukung seperti lem untuk membuat simpul senyum di bibir jenazah dan menutup luka menganga di jenazah yang mengalami kecelakaan.

Belum lagi perlengkapan seperti bulu mata, sisir, dan wig.

Dia juga pernah tampil sebagai tamu di salah satu acara talkshow di stasiun televisi.

Siang itu, saat didatangi Elsa tengah sibuk merapihkan paket kiriman yang datang. Ada sekitar 2 karung paket kiriman yang isinya peralatan rias yang menumpuk di ruang tamu rumahnya

Ini masih sedikit, di ruang atas banyak banget mas. Di atas sudah saya rapihkan,” tuturnya pekan lalu.

Paket-paket itu merupakan sumbangan dari banyak orang yang dermawan.

Mereka mau menyumbangkan makeup untuknya, sejak dia menggaungkan kampanye marathon kebaikan. “don’t throw your old makeup” begitu kampanye yang dia gagas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *