Satu jam Usai Kebumikan Ibu Seorang Anaknya Meninggal

Satu jam Usai Kebumikan Ibu Seorang Anaknya Meninggal

Lintasmetro Satu jam Usai Kebumikan Ibu Seorang Anaknya Meninggal. Kesedihan mendalam lantaran anggota keluarga tercinta telah berpulang ke sisi Tuhan memang sulit digambarkan. Rasa inilah yang bisa dilihat lewat kisah yang baru-baru ini viral di media sosial. Rabu (1/7), seorang pria asal Malaysia bernama Shuhaimi Saidin meninggal selang satu jam setelah menguburkan jenazah sang ibu tercinta.

“Hanya berselang satu jam setelah menguburkan jenazah ibu, abang sulung kami, Shuhaimi Saidin turut dijemput untuk selamanya,” ungkap Mohd Shari Saidin seperti yang dikutip brilio.net dari mstar.com.my.

Ibarat kisah sedih di televisi, namun itulah realita yang harus diterima keluarga Shuhaimi Saidin. Mohd Shari Saidin, adik dari Shuhaimi menceritakan awal mula kisah tersebut. Hal itu berawal pada 23 Juni ketika ibunya, Ishah Kasa yang berusia 65 tahun mengeluh sakit dada.

Satu jam Usai Kebumikan Ibu Seorang Anaknya Meninggal

“Pagi itu ibu baik-baik saja, pergi ke toko, mengobrol di rumah tetangga. Tapi malamnya dia mengeluh sakit dada. Sampai di Klinik Kangar, dokter memeriksa jantung ibu sedang tak baik, ibu dirawat di rumah sakit Tuanku Fauziah (HTF) Kangar,” ujarnya sambil menambahkan bahwa sang ibu mempunyai riwayat darah tinggi, kencing manis dan kolesterol tinggi.

Beberapa hari dirawat, Mohd Shari berkata keadaan ibunya bertambah pulih dan semakin membaik, bahkan sang ibu juga berselera makan.

“Hari kedua ibu di rumah sakit, abang sulung kami, Shuhaimi Saidin tiba dari Manjung dan menjenguk ibu di rumah sakit. Abang pulang dengan membawa istri dan 4 orang anaknya, sedangkan anak sulungnya di Kuala Kangsar, sehingga abang tak sempat untuk menjemput,” ujar laki-laki berusia 33 tahun ini.

Menurut Mohd Shari, ibunya menunjukkan tanda-tanda kembali pulih setelah tiga hari dirawat, namun dia masih belum dibolehkan pulang kerana harus berada dalam pengawasan dokter.

Dibuat Oleh – Cahyono Lintasmetro.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *