Tangkal Jajan Sembarangan dengan Makan Bersama

Tangkal Jajan Sembarangan dengan Makan Bersama

Lintasmetro.com  – Tangkal Jajan Sembarangan dengan Makan Bersama, pemberantasan stunting harus dilakukan berbagai pihak. Termasuk dari pihak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sebab, ada anak-anak yang kekurangan gizi akibat lingkungan sekitar. Apalagi di lingkungan sekolah. Di mana saat jam istirahat anak-anak jajan makanan yang kurang baik bagi kesehatan. Tanpa anak didik sadari, jajan yang sering mereka makan di lingkungan sekolah tidak sehat.

Melihat hal itu, Sumiyati, kepala PAUD Terpadu Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kudus, melakukan pengamatan terhadap anak-anak di lingkungan sekolahnya. Dia kemudian berpikir untuk membuat program makan bersama di sekolahan. Pihaknya pun mengajak berdiskusi wali murid untuk menerapkan program makan bergizi di sekolah. Setelah persetujuan wali murid, kepala PAUD yang lahir 16 Juli 1989 ini, menawarkan program tersebut.

Tangkal Jajan Sembarangan dengan Makan Bersama

Makanan yang dihidangkan untuk anak-anak tentunya sudah mencakup empat sehat lima sempurna. Kebersihannya juga tentunya terjaga. Untuk mengolah makanan, pihaknya mengambil tenaga dari orang tua murid. ”Program ini sudah berjalan sekitar dua tahun. Tapi, sebelum menerapkan program ini, saya sudah menerapkan program makan snack bersama. Snack yang dimaksud di sini adalah roti,” ungkapnya.

Sumiyati menuturkan, kali pertama menjalankan program makan bersama di sekolah ini, pihaknya banyak mengalami kendala. Apalagi yang dihadapi anak-anak yang belum banyak mengetahui makanan bergizi. ”Untuk mengatasi, saya dan guru-guru lain mengecek setiap tas anak-anak. Apakah anak-anak membawa jajan atau tidak. Jika membawa jajan otomatis akan diambil guru, supaya anak yang lain tidak rewel. Namun, dikembalikan saat jam pulang sekolah,” katanya.

Hal itu dimaksudkan agar orang tua tidak membawakan jajan kepada anak. Sebab, jajan yang dibawa tidak dimakan. ”Kan per cuma. Karena di sekolah sudah ada makan Bersama. Lebih baik tidak bawa jajan dari rumah,” terangnya.

Jam makan anak-anak biasanya pada pukul 08.15-08.45 untuk KB, pukul 08.45-09.15 untuk TK A, dan pukul 09.15-09.45 untuk TK B. Menu makanan setiap harinya bervariasi disesuaikan dengan tema kegiatan. “Hal ini supaya anak-anak tidak bosan,” jelasnya.

Dibuat oleh – Lintasmetro.com

1490 Total Views 1 Views Today

Related posts

Leave a Comment