Usul UMK Kediri Jadi Rp 2 Juta

Usul UMK Kediri Jadi Rp 2 Juta

Usul UMK Kediri Jadi Rp 2 Juta

Lintasmetro.com – Usul UMK Kediri Jadi Rp 2 Juta, KOTA, JP Radar Kediri – Upah minimum kota/kabupaten (UMK) Kota Kediri bakal naik tahun depan. Besar kenaikan cukup signifikan. Bila disetujui, UMK yang baru nanti nilainya mencapai Rp 2 juta lebih.

Usulan besaran nilai UMK itu sudah disetujui oleh Dewan Pengupahan (DP) Kota Kediri. Persisnya, nilai UMK 2020 yang diusulkan DP adalah Rp 2.060.925. Nilai UMK tersebut masih di atas kebutuhan hidup layak (KHL).

Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Dinkop dan UMTK) Kota Kediri Kristianto mengatakan,

usulan kenaikan UMK 2020 di kota sesuai dengan surat edaran (SE) Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker). Yakni 8,51 persen. “Nilainya sama dengan SE yang sudah diketahui masyarakat,” kata Kris didampingi Kabid Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja Dedi Hariadi.

Dia menjelaskan, usulan tersebut sudah dibahas di DP Kota Kediri. Kamis lalu (31/10), mereka menyepakati usulan kenaikan UMK. Selain pemerintah yang diwakili dinkop dan UMTK, DP Kota Kediri terdiri dari organisasi pekerja dan pengusaha.

Seperti tahun sebelumnya, penetapan UMK berdasarkan peraturan pemerintah (PP) Nomor 78/2015 tentang Pengupahan. Karena itu,

perhitungannya berdasarkan inflasi tahun ini dan pertumbungan ekonomi. Berdasarkan surat edaran (SE) dari Kemenaker, inflasi tercatat sebesar 3,39 persen dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12 persen.

Usul UMK Kediri Jadi Rp 2 Juta

Dengan usulan kenaikan tersebut, UMK Kota Kediri tahun depan diprediksi sebesar Rp 2.060.925. Sebelumnya, tahun ini, UMK Kota Kediri sebesar Rp 1.899.295. Dengan demikian, kenaikannya dibanding UMK 2019 sebesar Rp 161.630.

Kris mengatakan, usulan kenaikan tersebut akan dilaporkan ke provinsi. Namun sebelum itu, dinas akan melaporkannya ke Wali Kota Abdullah Abu Bakar.

Sesuai jadwal, laporan ke Gubernur Jawa Timur (Jatim) di-deadline sebelum 8 November. “Senin besok (hari ini, Red), kami sampaikan ke Pak Wali,” ungkap Kris.

Setelah disampaikan ke provinsi, gubernur akan mengumumkan besaran UMK se-Jatim pada 21 November. Berdasar data prediksi UMK 2020 di Jatim, Kota Kediri berada di peringkat ke-18 dari 38 kota/kabupaten.

Di ring 1 seperti tahun lalu ditempati Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Malang. Sementara upah minimum provinsi (UMP) Jatim sudah ditetapkan sebesar Rp 1.768.777.

Meski bukan termasuk ring 1, Kris mengatakan, besarnya usulan tersebut sebenarnya menggembirakan bagi pekerja dan warga di Kota Kediri. Pasalnya, KHL di kota ada di kisaran Rp 1,8 juta. Sehingga UMK yang akan diberlakukan per 1 Januari nanti masih di atas KHL.

Dibuat oleh – Lintasmetro.com

15 Total Views 2 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *