Kebiasaan Etnis Orang Tionghoa menjelang Perayaan Hari Imlek

Tradisi yang ada pada etnis orang tionghoa, jika menjelang hari perayaan imlek pasti identik yang namanya makan bersama, Tidak asing lagi jika orang chinese suka melalukan aktivitas dengan makan bersama,

Yah, orang chinese memang sudah terbiasa dengan adanya kumpul barang bersama family ataupun teman-teman. Apalagi yang namanya kongkow-kongkow, tidak usah diragukan lagi, bisa sampai lupa waktu jika sudah bertemu.

Apalagi hal tersebut dilakukan di hari yang perlu makna yaitu perayaan hari imlek. Setiap tahun orang etnis tionghoa selalu menyajikan makanan yang sudah ada pada tradisi di malam perayaan hari imlek.

Memang tradisi orang chinese yang ada pada umunya hampir sama, cuma hanya berbeda sedikit jika mengenai cara penyajian masakan mereka, tapi pada umumnya semua bisa dibilang sama.

Pastinya setiap perayaan hari imlek, kita pasti sering menemukan makanan special yang ada di hari perayaan imlek.

Dan pastinya makanan imlek yang ada disajikan bersama dengan keluarga dan memiliki makna yang penting pada hari perayaan imlek karena berisikan doa untuk sepanjang tahung diberikan kelimpahan dana keberuntungan.

Adapun jenis makanan yang ada pada umumnya yang sering disajikan di hari perayaan imlek adalah sebagai berikur :

  • Mie Umur Panjang

    Penyajian masakan yang menggunakan mie sudah wajib harus ada didalam hari perayaan hari imlek. Kenapa? Menurut orang etnis tionghoa “Mie” melambangkan umur yang panjang. Mie yang ada melambangkan harapan dan doa sepanjang tahun.

    Penyajian masakan mie yang ada harus disajikan dalam keadaan mie yang bagus yang tidak boleh putus dari awal hingga akhir. Maka orang yang menyantapnya akan diberkahi umur yang panjang setiap tahunya.
    la mian makingmi-panjang-825x484resep-mie-panjang-umur

 

 

  • Masakan berupa Daging

 

Ikan artinya adalah keberuntungan dan rezeki. Tapi ikan memiliki pengertian dalam dua makna dimana sisik ikan dibandingkan dengan ular yang jahat tapi di sisi lain memiliki keberuntungan dana juga rezeki.

Ayam melambangkan  keserakahan. Jadi jika kita memakan ayam tersebut diharapkan kita tidak akan menjadi orang yang serakah.

Babi melambangkan pemalas. ya, sepeti yang kita tahu watak asli dari seekor babi adalah kemalasan. Jadi jika kita mengkomsumsi makanan yang menyajikan bahan makanan babi diharapkan kita tidak menjadi pemalas.

Masakan berupa daging yang disajikan menggunakan bahan makanan berupa daging ikan, daging ayam ataupun daging babi. Biasanya masakan tersebut memlambangkan kemakmuran dan keberuntungan.

Jadi, masakan ini juga wajib ada dalam perayaan hari imlek. Dimana jika masakan tersebut disajikan, maka jika kita menyantapnya makan kita tidak akan memiliki sifat seperti yang ada dalam perilaku hewan tersebut.

bebekpangang chicken deep fried carp with garlic fish

Dari sekian banyaknya penyajian makanan yang ada, yang paling penting adalah dua point di atas dimana pada umumnya yang sering digunakan oleh orang etnis tinghoa dalam perayaan imlek.

Mungkin untuk orang awam seperti kita, akan bingung mengenai makanan yang melambangkan simbolis dan mempunyai arti yang kadang tidak masuk logika. Tapi begitulah tradisi dari orang etnis tionghoa yang setidaknya harus kita maklumi.

Sebenarnya penyajian makanan yang lengkap ada sekitar 8 macam. Tapi untuk makanan penyajian yang penting kita berikan dua point di atas yah.  Selamat membaca, Please kindly subribe this and thank you for reading this.

 

874 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *