Dikira Teroris Hanya Karna Berjanggut

Michelle, Hanya karena mempunyai janggut yang lebat orang ini dihentikan ketika hendak naik kedalam pesawat.

Katakanlah pria muslim yang bernama Ahmed Ali, dimana mempunyai jadwal penerbangan ke Marrakesh, Maroko dari Manchester Airport, harus di hentikan penerbangannya dan diinterogasi selama beberapa jam kedepan.

Pernyataan dari Ahmed Ali sendiri, selama kurang lebih 20 tahun sudah sering dipertanyakan oleh para staff pesawat dan sering dipertanyakan. Tapi tidak pernah dipaksa untuk turun dari pesawat, dan ini pertama kalinya dia dipaksa turun dari pesawat.

Dia mengatakan kepada Derby yang seorang telegraph, ” Saya sedang berada di pesawat dan menonton video dengan istri saya yang sedang mengobrol dengan orang yang berada disampingnya. Benar-benar liburan karena ini sudah termasuk bulan madu yang terlambat bagi kita.”

Tapi kemudian ada yang menepuk badan saya oleh anggota staff dan mengatakan bahwa saya perlu untuk meninggalkan pesawat. Aku bertanya sampai tiga kali “Mengapa?”

Dan dia mengatakan kepada saya bahwa polisi sedang menunggu saya di luar. Dan mewawancarai saya untuk sesuatu hal yang berhubungan dengan terorisme.

Ahmed Ali, adalah seorang pengembang properti yang bekerja sama dengan ayahnya yang jutawan bernama Zamir berusia 59 tahun, Dimana yang secara jadwal selalu terbang ke timur tengah dan eropa untuk bisnis dan liburan.

Baru-baru ini dipertanyakan sebelum menaiki penerbangan di Heathrow dengan ibunya bahwa petugas tersebut memperbolehkan karena dia hanya seorang pekerja amal yang sedang melakukan tugasnya.

Tapi setelah insiden terakhir, pekerja amal mengatakan ia ingin mengambil posisi tersebut dan berharap ditangkap dan dibawa ke pengadilan untuk membuktikan adanya kesalahan. Berikut cuplikan kekesalannya dalam sebuah video.

Ali sangat marah dengan hal tersebut, apa yang mereka pikirkan itu adalah salah. Dan murni dari pikiran saya karena saya adalah muslim dan mempunyai janggut.

310CB22600000578-3440253-image-a-3_1455101937829

Ali seperti digambarkan dalam sebuah kata makian yang kasar secara online antara membandingkan David Cameron untuk Hitler “Menindas orang-orang Muslim”

Ali dibandingkan dengan David Cameron dalam sebuah video yang direkam tidak lama setelah insiden tersebut. Dikira Ali sebagai sebuah bentuk ancaman.

Ali mengatakan ” aku berkata kepada mereka saya sudah cukup. Tiga minggu lalu saya berhenti dengan ibuku. Mereka menghina ibuku, Mereka menghina aku, Untuk apa ? “

Hanya karens saya mempunyai jenggot, tapi bukankah jenggot sedang dalam mode. Setiap orang mempunyai jenggot tetapi jika melihat orang putih mempunyai jenggot anda tidak akan menghentikannya.

Saya lahir di negara ini dan sebagai seorang anak saya diberitahu saya mempunyai kebebasan untuk berekspresi. Aku tidak mempunyai apa-apa untuk disembunyikan, mengapa tidak datang ke rumah saya sebelumnya saja

Kenapa membiarkan saya lewat di bagian keamanan dan check in. Sampai saya sudah duduk didalam pesawat dan akan terbang. Mereka membatalkannya begitu saja. Saya tidak akan menjawab setiap pertanyaan yang mereka ajukan untuk saya.

Bingung juga yah gan hanya karena seseorang memiliki tampang yang hampir seperti teroris di sangka teroris beneran.

Sumber : http://www.dailymail.co.uk/news/article-3440253/Muslim-man-fly-honeymoon-pregnant-wife-taken-plane-quizzed-terror-beard.html

 

1855 Total Views 2 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *