Ketika Sedang Bermain, Bocah Ini Hampir Mati Karena Paru-parunya Terbakar

JUDI BOLA

Menjadi Orangtua memang sudah seharusnya bisa memperhatikan dan menjaga anak-anaknya ketika bermain. Hal itu penting, karena anak kecil masih belum tau apa-apa dan sangat rentan mengalami hal yang berbahaya.

bayi_20160209_124920

Seperti yang telah dialami oleh seorang bocah bernama Sophie Skill yang hampir saja tewas karena menelan baterai lithium seukuran koin saat sedang bermain sendirian.

Bocah berusia 2 tahun tersebut mengalami luka yang cukup parah pada paru-parunya hingga hampir merenggut nyawanya.

Seperti yang dilansir dari Tribunnews.com, pada saat kejadian Sophie sedang bermain dikamarnya sendirian sedangkan sang Ibu tengah sibuk melakukan pekerjaan rumah. Lalu tiba-tiba Sophie menangis dengan sangat kencang.

“Dia dengan tiba-tiba menangis sangat kencang dan teriakan tersebut belum pernah saya dengar sebelumnya. Setelah saya pegang leher belakangnya, saya tahu bahwa dia baru saja menelan sesuatu. Hal tersebut membuat jantung saya berdebar sangat kencang,” kata Clare.

Dengan cepat, Clare (Ibu Sophie) membawa Sophie ke Rumah Sakit. Dari hasil pemeriksaan sinar X ray diketahui bahwa Sophie telah menelan sebuah baterai. Dengan segera Dokter langsung melakukan operasi darurat untuk mengambil baterai tersebut.

bayi_20160209_125259

Operasi berjalan dengan lancar, baterai yang di telah Sophie berhasil di keluarkan lewat pencernaannya. Namun bagian dalam tenggorakan Sophie mengalami luka.

Pada esok harinya, keadaan Sophie tidak membaik dan malah semakin bertambah parah. Pada saat itu pihak medis belum mengetahui bahwa paru-paru Sophie telah terbakar dan berlubang akibat terkena baterai yang ditelannya. judi bola

Mengetahui hal tersebut, Dokter memasang ventilator untuk membantunya bernafas. Namun dikarenakan lubang pada paru-paru Sophie semakin membesar, Dokter akhirnya meletakkan tabung “T” untuk menutup lubang pada paru-paru agar cairan tubuh dapat mengalir ke perutnya. Selama enam hari, Sophie harus bergantung pada alat bantu medis setelah menelan baterai.

“Dia merasa sangat kesakitan. Saya tau jika tidak Dokter tidak meletakkan tabung “T”, mungkin Sophie telah tiada,” ujar Clare,

Dua bulan setelah dioperasi akhirnya Sophie benar-benar sembuh dan menjadi normal seperti anak lainnya.

Sumber: Tribunnews.com

2429 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *