Imbauan MUI Soal PA 212 Gelar Aksi Damai Jelang Putusan MK

Imbauan MUI Soal PA 212 Gelar Aksi Damai Jelang Putusan MK

Imbauan MUI Soal PA 212 Gelar Aksi Damai Jelang Putusan MK

LintasMetro.com – Imbauan MUI Soal PA 212 Gelar Aksi Damai Jelang Putusan MK, Massa yang tergantung dalam persaudaraan Alumni (PA) 212 berencana melakukan aksi damai di sekitarna Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) pada hari ini, Rabu (26/6).

Ini di lakukan jelang sehari sebelum putusan sidang sengketa Pilpres 2019.

Menanggapi hal tersebut,sekretaris Jendral Majelis Ulama Indunesia (MUI) mengimbau supaya aksi tersebut tetap memperhatikan kententuan yang berlaku. Sehingga dia berharap jangan sampai menimbulkan kegaduhan dan kericuhan.

“Tidak melakukan hal-hal yang akan bisa menyebabkan terjadinya kegaduhan dan tidak kekerasan,” ujar Anwar Abbas kepada LintasMeto.com, (26/6).

Menurut Abbas, apabila terjadinya kerusuhan. Maka banyak pihak yang akan merugi. Sehingga MUI mengajak para pihak melakukan aksi untuk tidak melanggar peraturan dan ketentuan yang ada.

“Kalau terjadi rusuh itu tentu jadi ankan sangat merugikan kita bersama dan sama-sama tidak kita inginkan, kata yang asa.

Abbas mengatakan, MUI tidak dalam kapasitas menyuruh dan atau melarang orang untuk melakukan aksi.

Karena melakukan aksi itu merupakan hak dari setiap warga dan jamin dan di lindungi oleh undang-undang.

Sementara terpisah, juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Irman Suryani Chaniago mengatakan, tidak semua orang saat ini bisa membedakan aksi-aksi yang PA 212 lakukan. Karena semua orang sudah tahu niak dibaliknya aksi tersebut.

“Rakyat saat ini tau, ada gerakan pemaksaan kehendak yang terstruktur, sistematis dan masif melalui aksi-aksi yang di bungkus keagamaan,” Kata Irma.

Oleh sebab itu Irma mengatakan, aksi terebut tidak lagi menjadi magnet. Hal itu karena rakyat sudah tahu motifnya. Sehingga yang terpenting dia berharap aksi itu bisa tetap damai.

“Jadi tidak lagi memiliki magnet lagi bagi masyarakat yang sudah makin faham dan makin cerdas melihat fakta,” ungkapnya.

Imbauan MUI Soal PA 212 Gelar Aksi Damai Jelang Putusan MK

Sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan memastikan tidak akan memberikan izin atas permohonan aksi unjuk rasa jelang putusan sengketa Pilpres 2019 di sekitar Gedung MK.

Hal ini menurutnya sudah sesuai instruksi dari Kapolri Jenderal Pol Tito Karniawan.

“Kami tidak mengeluarkan izin itu (unjuk rasa). Karena dari Polda menyampaikan (ada rencana). Tapi tetap mengantisipasi,”katanya

Harry menuturkan, akibat adanya unjuk rasa aparat keamanan harus melakukan penutupan jalan di sekitar kawasan MK.

Hal ini akan mengganggu masyarakat yang melewati rasa jalan tersebut.

Harry menambahan, ruas jalan di sekitar Gedung MK akan tetap di buka saat pembacaan Putusan MK.

Hanya saja, pihaknya memperketat pengamanan di sekitar gedung MK, Sedikitnya 13 ribu personel aparat gabungan dari TNI-POLRI dikerahkan untuk pengamanan.

Sekadar informasi, adanya selebaran ajakan halal binhala di depan Gedung MK menjelang hingga saat memutuskannya pada kamis 27 juni 2019,

namun tulisan pada poster itu mengajak untuk mengadakan aksi mulai kemaren selasa 24 Juni ini hingga 28 Juni 2019 nanti.

Selebaran ajakan halalbinhalal itu sendiri mengangkat tema ‘Aaksi Super Damai, Berzikir, dan berdoa Serta Bersolawat Mengetuk Pintu Rahmat Diseluruh Ruas Jalan Disekitar Mahkamah Konstitusi.”

Dibuat oleh – LintasMetro.com

112 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *