Kiper Hebat yang Cuma Jadi Pelapis di Klubnya

Kiper Hebat yang Cuma Jadi Pelapis di Klubnya

Lintasmetro.com – Kiper Hebat yang Cuma Jadi Pelapis di Klubnya, Kiper mempunyai peran yang sangat penting dalam kesuksesan sebuah tim sepak bola. Karena itu, tidak mengherankan kalau kiper yang hebat saat ini dihargai sangat mahal.

Ambil contoh dari kasus Alisson Becker dan Kepa Arrizabalaga misalnya. Kedua pemain tersebut saat ini berstatus sebagai yang termahal di posisinya.

Liverpool mendatangkan Alisson dari AS Roma senilai 66,8 juta pounds. Chelsea kemudian memecahkan rekor itu dengan menebus Kepa dari Athletic Bilbao seharga 71,6 juta pounds.

Namun, tidak semua kiper hebat bisa menjadi pilihan utama di klubnya masing-masing. Beberapa bahkan sekarang harus puas hanya menjadi kiper pelapis.

Mereka saat ini sedang berjuang untuk menjadi kiper pilihan utama. Namun, perjuangan mereka tentunya tidak akan mudah karena performa kiper utama.

Kiper Hebat yang Cuma Jadi Pelapis di Klubnya

Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon adalah salah satu kiper terbaik di dunia. Kiper Italia itu meraih status tersebut setelah tampil luar biasa di bawah mistar selama lebih dari dua dekade.

Selama bertahun-tahun, Buffon adalah kiper utama untuk Juventus dan memenangkan banyak gelar bersama Si Nyonya Tua. Namun, Buffon saat ini harus puas menjadi pelapis untuk Wojciech Szczesny.

Pemain berusia 42 tahun itu meninggalkan Bianconeri untuk bergabung dengan PSG pada musim lalu sehingga posisinya digantikan oleh Szczesny. Meskipun kembali ke Turin pada musim panas lalu, Buffon belum mampu menggeser Szczesny dan hanya tampil di pertandingan piala.

Claudio Bravo

Pemain internasional Chile Claudio Bravo adalah kiper top lainnya yang saat ini berjuang untuk menjadi nomor 1 di klubnya. Pemain berusia 36 tahun itu tiba di Manchester City dengan harapan besar setelah meraih kesuksesan di Barcelona.

Bravo memenangkan semuanya dengan tim Catalan, termasuk merebut La Liga dan Liga Champions. Namun, serangkaian kesalahan yang dilakukan Bravo memaksa Josep Guardiola untuk mendatangkan Ederson.

Musim ini, Bravo jarang bermain dan lebih dipercaya untuk pertandingan piala. Pada usia 36 tahun, tidak banyak yang bisa dilakukan pemain Chile itu untuk mendapatkan tempatnya kembali di starting line-up City.

Sergio Rico

Selama beberapa tahun, Sergio Rico adalah salah satu kiper terbaik di Spanyol. Pemain berusia 26 tahun itu adalah kiper nomor 1 Sevilla tetapi kariernya menukik tajam dalam beberapa tahun terakhir.

Setelah membantu klub Andalusia meraih gelar Liga Europa, Rico kehilangan posisinya di tim. Dia bergabung dengan PSG dengan status pinjaman pada musim panas lalu, tetapi tidak menjadi pilhan utama di ibukota Prancis.

Rico saat ini hanya menjadi pelapis untuk Keylor Navas di Parc Des Princes. Namun, Rico masih muda dan bisa berjuang untuk memperebutkan tempatnya kembali karena kualitasnya tidak pernah diragukan.

Dibuat Oleh : Lintasmetro

1811 Total Views 1 Views Today

Related posts

Leave a Comment