Razia Prostitusi di apartemen Margonda Depok

LINTASMETRO – Razia Prostitusi di apartemen Margonda Depok Polisi kembali membongkar praktik prostitusi di sebuah apartemen di kawasan Margonda, Kota Depok. Dalam kasus ini, polisi mengamankan seorang muncikari berinisial MR (20).

Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah mengatakan pihaknya mengungkap kasus itu setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Informasi dari masyarakat bahwa terdapat kegiatan prostitusi di Apartemen Margonda Residence 2,” kata AKBP Azis kepada wartawan, Senin (21/10/2019).

Praktik prostitusi ini dibongkar polisi pada Jumat (18/10) malam. Setelah mendapatkan informasi, polisi melakukan penyelidikan ke lokasi.

Hingga pada Sabtu (19/10) dini hari, polisi menggerebek pelaku di apartemen tersebut. Di lokasi, polisi juga mengamankan seorang perempuan H (22) yang menjadi ‘angel’

Razia Prostitusi di apartemen Margonda Depok

Polisi di bantu Satpol PP Kota Depok mengamankan 43 orang penjaja seks komersil (PSK). 43 PSK itu diamankan dari apartemen dan sejumlah panti pijat di kawasan Depok.

“Penertiban bukan hanya di Mares, tapi menyebar di wilayah Kota Depok. Total ada 43 orang, 33 (orang) di wilayah timur dan 10 orang di wilayah barat,” kata Kasatpol PP Kota Depok Lienda kepada detikcom, Minggu (24/2/2019).

Lienda membantah ada keterlibatan pihak apartemen dalam penyewaan tempat untuk prostitusi. Justru pengelola sangat kooperatif.

Pihak manajemen sangat kooperatif, mereka juga tidak mau jadi tempat mesum,” imbuh Lienda.

Lienda mengungkap, penertiban dilakukan untuk mencegah penyakit masyarakat di Kota Depok. Penindakan ini juga mengacu pada Perda Kota Depok No 12 Tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum.

Operasi ini melibatkan 70 personel gabungan dan Satpol PP, Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kota Depok. Para PSK selanjutnya didatakan dan diberikan pembinaan.

“Mereka diasesmen oleh dinas sosial, kemudian dilakukan pembinaan terlebih dahulu,” lanjutnya.

Saat ditanya soal identitas para PSK apakah warga pendatang, Lienda menyebut kebanyakan adalah warga Depok.

“Saya belum lihat data rincinya, tapi sepitas kemarin banyak orang Depok,” sambungnya.

Pelaku diamankan berikut barang bukti serta korbannya, dibawa ke Polsek Beji untuk penyelidikan lebih lanjut,” tuturnya

25 Total Views 3 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *