Terkait Finansial, Hindari Jalan Pintas dan instan

Terkait Finansial, Hindari Jalan Pintas dan instan

Terkait Finansial, Hindari Jalan Pintas dan instan

LINTASMETRO.COM – Terkait Finansial, Hindari Jalan Pintas dan instan, Pada zaman yang serbacepat dan instan seperti saat ini, mau tidak mau, kita ikutan bergerak cepat agar tidak tertinggal. Berbagai kemudahan pun ditawarkan oleh banyak pihak, pintar-pintarnya kita sebagai konsumen, memilah kemudahan yang benar-benar membuat hidup lebih santai tanpa menjadikan masa depan runyam.

Urusan finansial pun nggak ketinggalan, semakin banyak kebutuhan maka semakin besar juga kebutuhan akan uang. Nah, jika tidak berhati-hati, keadaan akan seolah ‘memaksa’

kita untuk mengambil jalan pintas keuangan yakni pinjaman online. Meski terlihat amat sangat mudah (kadang hanya perlu KTP saja untuk verifikasi data), bunga tinggi dan tata kelola yang tidak sesuai prosedur, bisa memberikan permasalahan baru di kemudian hari.

Bukan saja pekara uang pinjamannya, jika kita telat membayar kembali atau lupa membayar bunga, petugas yang ditunjuk oleh perusahaan pinjaman online ini takkan ragu untuk menghubungi Kamu atau kolega-kolega Kamu. Selain merusak cashflow, hal ini juga bisa jadi merusak hubungan Kamu dengan kolega dan saudara, bukan?

Jadi, gimana caranya kita bisa mempersiapkan masa depan, tanpa perlu mengambil jalan pintas finansial seperti pinjaman online yang ramai sekarang ini? Treasury.id berbagi cara untuk merencanakan masa depan dengan lebih matang.

Terkait Finansial, Hindari Jalan Pintas dan instan

1. Tentukan Mimpi yang Ingin Dicapai
Mencontek sedikit dari semangat orang-orang MLM, coba buat Dreamboard Kamu sendiri. Dreamboard adalah lembaran kertas atau papan yang memuat semua mimpi-mimpi kita. Dari cita-cita jangka pendek hingga jangka panjang, yang ingin dan mesti kita raih. Di dalam Dreamboard, kita gambarkan juga orang-orang yang ingin kita bahagiakan: orang tua, pasangan atau anak-anak. Gambarkan juga, beragam barang yang ingin kita miliki: gadget, mobil hingga rumah. Atau cita-cita liburan Kamu dan keluarga. Jadikan ini semua sebagai motivasi Kamu untuk melakukan pekerjaan sekarang.

2. Buat Skala Prioritas
Setelah menggambarkan mimpi, sekarang waktunya menentukan skala prioritas. Dari semua cita-cita itu, mana yang paling urgent? Jadikan itu sebagai cita-cita jangka pendek yang harus Anda realisasikan dalam waktu dekat. Buat perencanaan keuangan yang matang, dibagi ke pos-pos mimpi Anda, dan berpeganglah teguh pada mimpi itu. Jangan lupa, sisihkan juga untuk Dana Darurat, agar saat terjadi sesuatu, keuangan yang mendukung mimpi Anda tidak akan terganggu.

3. Mengelola Karir
Ini juga penting, terutama untuk Anda yang masih berstatus karyawan. Jika memang belum ada cita-cita untuk menjalankan usaha sendiri, maka Anda harus menyiapkan perjalanan karir Anda dengan jelas. Jangan sampai, terhenti di tengah jalan karena tidak punya back-up plan yang baik. Mulai rencanakan karir dari sekarang. Ingat, jangan hanya direncanakan, tapi Anda harus tunjukan kinerja terbaik, agar perjalanannya juga mulus.

4. Mulailah Menabung dan Investasi
Dari kecil, kita sudah diingatkan oleh orang tua untuk menyisihkan sebagian uang dan menabung. Namun, mengingat inflasi dan beragam masalah ekonomi yang mungkin terjadi, kita harus memperkuat bekal masa depan dengan investasi. Coba tengok, ada beragam pilihan tabungan dan investasi yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan karakter Anda. Untuk tabungan, coba deh mulai menabung Emas, karena nilai Logam Mulia satu ini yang akan selalu naik mengikuti zaman (dan inflasi).

Terkait Finansial, Hindari Jalan Pintas dan instan

5. Diversifikasi Portofolio
Cobalah untuk investasi ke instrumen yang sesuai dengan objektif yang Anda tentukan. Jika ingin simpanan yang dalam jangka waktu panjang nilainya cenderung naik, maka Emas adalah pilihan yang paling tepat. Anda juga bisa memilih instrumen lain untuk mendukung perencanaan finansial Kamu demi masa depan.

6. Cerdas Memilah Promo
Namanya hidup, pasti akan selalu muncul kebutuhan-kebutuhan. Baik yang memang selau ada, maupun yang sifatnya mendadak. Saat ini terjadi, coba lebih cermat lagi memilah promo dari masing-masing produk. Baiknya sih, sisihkan terlebih dahulu pendapatan untuk membeli barang-barang kebutuhan bulanan Anda ya. Jika ketemu promo menarik, cek dulu, apakah Kamu memang membutuhkannya atau tidak. Jangan sampai, karena promo, cashflow Anda jadi berantakan.

Terkait Finansial, Hindari Jalan Pintas dan instan

7. Hindari Berutang dan Jika Ada Segera Dilunasi
Sebisa mungkin, hindarilah berutang. Bukan sekadar gerakan bebas riba, tapi hutang itu -terutama jika tidak dilunasi segera,  Mungkin sekarang Anda berpikiran akan bisa membayar hutang-hutang tersebut, namun saat keuangan sedang terpuruk, utang-utang ini justru bisa membahayakan masa depan.

8. Berbagi Takkan Membuat Miskin
Terkesan klise, tapi nyatanya jika Anda percaya bahwa, ‘semakin memberi maka semakin banyak yang didapat’ maka itu benar adanya! Berbagi itu selalu memberikan kita tambahan rezeki serta berkah yang tidak disangka-sangka. Bukan hanya materi, tapi juga kesehatan dan kebahagiaan. Banyak orang bilang, berbagi itu merupakan bentuk investasi yang tidak ada ruginya. Percaya juga?

9. Hidup Seimbang
Ini terakhir, tapi nggak kalah penting. Agar masa depan terjaga baik, maka jalani hidup dengan seimbang. baiknya, jangan lupa untuk memberi manfaat bagi orang lain.

Nah, itu tadi tips dan trik untuk merencanakan masa depan yang lebih baik lagi. Intinya, perencanaan masa depan itu dimulai dari sekarang, dan merupakan hasil dari perencanaan uang kamu saat ini. Jadi, coba diatur keuangannya sedini mungkin, agar terhindar dari jeratan jalan pintas finansial seperti tertera di atas.

Dibuat oleh – Lintasmetro.com

15 Total Views 1 Views Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *